nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tangkap 5 Bandar Sabu di Kota Pematang Siantar

Erie Prasetyo, Jurnalis · Selasa 13 Juni 2017 18:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 13 340 1715136 polisi-tangkap-5-bandar-sabu-di-kota-pematang-siantar-Py0aNZoMeg.jpg Foto Istimewa

SIMALUNGUNG - Satuan Narkoba Polres Simalungun menangkap lima bandar narkotika jenis sabu di daerah Kota Pematang Siantar. Para pelaku diketahui bernama Putra, Naldo Sinaga, Marudut Sinurat, Gempar Damanik, dan Maruliam Purba alias Gondrong.

Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberti Panjaitan menjelaskan, penangkapan tersebut berawal ketika polisi menangkap Putra di dekat kediaman Wakil Walikota Pematang Siantar di Jalan Kasat, Kota Pematang Siantar. Dari rumah bandar ini, polisi mengamankan 8 bungkus klip sabu, pipet dan kaca pirex.

Penangkapan Putra, berdasarkan penyidikan tersangka Naldo Sinaga yang lebih dulu tertangkap saat menerima setoran hasil penjualan sabu sebesar Rp5,8 juta dari bandar Marudut Sinurat di Jalan Gereja, Pematang Siantar. Keduanya sudah dijebloskan ke penjara dengan barang bukti satu klip sabu, berikut uang sebesar Rp700 ribu dari tangan Sinurat yang tertangkap di Bah Jambi.

Lalu polisi pun meringkus Gempar Damanik dan Maruliam Purba alias Gondrong, pada Senin 6 Juni 2017. Keduanya tertangkap saat berpesta sabu di sebuah rumah, Jalan Mual Nauli Ujung Kota Pematang Siantar. Satu gram sabu, bong dan sepaket ganja ditemukan di tempat tersebut.

Tertangkapnya kedua bandar tersebut, kata Liberti, berdasarkan pengakuan Rijal yang tertangkap di Jalan Rajamin Purba, Kota Pematang Siantar. Saat diringkus, Rijal membawa dua bungkus ganja.

Liberti memastikan, bakal mengganjar seluruh bandar tersebut dengan hukuman seberat-beratnya 20 tahun penjara terkait Pasal 114 Ayat (1) Subsider Pasal 111 Ayat (1) Subs 112 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Kami tidak akan pernah berhenti untuk mematahkan rantai jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Simalungun dan kami juga mengimbau kepada seluruh rekan media dan masyarakat untuk bersama-sama memerangi kejahatan Narkotika," tegas Liberti kepada wartawan, Selasa (13/6/2017).

Saat ini, sambung dia, pihaknya masih memburu dua bandar utama di Pematang Siantar ini, yang diketahui bernama Riki dan Aripin Saragih. Pengungkapan jaringan ini juga berdasarkan pengembangan penangkapan bandar sebelumnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini