nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi di Sukoharjo Cek Kondisi Rel Kereta Api Jelang Mudik, Hasilnya...

Agregasi Kedaulatan Rakyat, Jurnalis · Selasa 13 Juni 2017 13:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 13 512 1714734 polisi-di-sukoharjo-cek-kondisi-rel-kereta-api-jelang-mudik-hasilnya-jNgjb4lwrz.jpg Foto: KRJogja.com

SUKOHARJO - Pengecekan terhadap rel kereta api dilakukan petugas Polres Sukoharjo. Kegiatan dimaksudkan guna melihat kondisi rel kereta api untuk mudik Lebaran. Selain itu petugas juga ingin melihat secara langsung lingkungan sekitar rel untuk menghindari berbagai kemungkinan tindak kejahatan.

Kasubag Humas Polres Sukoharjo AKP Joko Sugiyanto, Selasa (13/6/2017) mengatakan, pengecekan rel kereta api dilakukan awal mengambil lokasi di sekitaran Stasiun Gawok, Gatak. Tempat tersebut dipilih karena menjadi jalur penting perlintasan kereta api cepat.

Jalur di Stasiun Gawok, Gatak yang memiliki empat lajur rel kereta api diperiksa secara teliti oleh petugas Polres Sukoharjo. Polisi melihat dari dekat secara langsung kondisi terakhir rel.  

Apabila ditemukan kerusakan maka akan didata dan dilaporkan ke pihak pengelola baik Stasiun Gawok, Gatak maupun PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk ditindaklanjuti. Kerusakan apabila dibiarkan maka akan membahayakan kereta api saat melintas.

“Polisi bertugas melakukan pemeriksaan untuk memastikan rel dalam kondisi siap pakai dilintasi kereta api saat mudik lebaran. Kalau ada kerusakan langsung kami minta diperbaiki,” ujar AKP Joko Sugiyanto.

Dalam pemeriksaan diketahui ada sejumlah baut dalam kondisi kurang kencang dan sebagian lagi lepas. “Untuk temuan kerusakan berat tidak ada. Hanya baut kurang kencang saja,” lanjutnya.

Selama arus mudik Lebaran, petugas dari Polres Sukoharjo juga akan melakukan pemantauan rel kereta api. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi kemungkinan terjadinya tindak kejahatan. Petugas pantau ditempatkan disejumlah jalur perlintasan kereta api disejumlah wilayah di Sukoharjo. Selain di wilayah Gawok, Gatak masih ada di Baki dan Kartasura.

“Kami juga memantau kondisi perlintasan kereta api. Kalau ditemukan tidak berpalang atau memiliki pintu pengaman maka kami minta untuk segera diamankan. Baik itu dipasangi palang bambu atau lainnya,” tutupnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini