nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Hadiah dari Dennis Rodman untuk Kim Jong-un

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 16 Juni 2017 09:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 16 18 1717569 ini-hadiah-dari-dennis-rodman-untuk-kim-jong-un-XLBkrkuly4.jpg Mantan Pebasket NBA Dennis Rodman memberi sejumlah hadiah kepada Kim Jong-un (Foto: Kim Kwang-hyon/Associated Press)

PYONGYANG – Mantan pebasket Amerika Serikat (AS) Dennis Rodman mengejutkan dunia ketika terlihat di Bandara Internasional Beijing, China. Pria nyentrik itu ternyata terbang ke Korea Utara (Korut) untuk melakukan kunjungan sebagai warga negara biasa (private citizen).

Belum diketahui dengan pasti apakah Dennis Rodman akan berjumpa dengan Pemimpin Tertinggi Korut, Kim Jong-un. Namun, pria berjuluk ‘Si Cacing’ itu sudah menyiapkan sejumlah hadiah bagi sang diktator muda saat bertemu dengan Menteri Olahraga Kim Il-guk.

Seperti dimuat ABC Net, Jumat (16/6/2017), pertemuan kedua tokoh tersebut terjadi pada Kamis 15 Juni siang waktu setempat. Kepada Il-guk, Rodman menyerahkan buku yang ditulis Donald Trump berjudul 'The Art of the Deal'.

Selain buku yang ditulis Donald Trump saat masih menjadi pengusaha sukses, Dennis Rodman juga memberi buku anak-anak berjudul 'Where’s Waldo? The Totally Essential Travel Collection', sekotak mainan puzzle, dua batang sabun, dan dua buah jersey basket yang sudah ditandatangani.

Pria berusia 56 tahun itu bersama rombongan kecilnya kemudian menghabiskan waktu bersama sejumlah atlet. Dennis Rodman menyaksikan tim nasional bola basket Korut sambil didampingi oleh Menteri Olahraga Kim Il-guk dan bertemu pejudo peraih medali emas Olimpiade, An Kum-ae.

“Kalian semua harus bangga pada diri sendiri, karena, kalian tahu, banyak orang tidak memberi penghargaan sepantasnya, karena ini adalah negara kecil. Tidak banyak orang dari Korea Utara dapat berkompetisi di seluruh dunia,” ujar Dennis Rodman kepada para atlet.

“Di masa lalu, Pemimpin Tertinggi kami bertemu dengan Anda beberapa kali. Dia juga menggunakan waktunya yang berharga untuk menonton pertandingan basket yang diikuti pemain-pemain ini. Di masa lalu, dia bertemu dengan Anda, jadi warga kami sangat mengenal Anda. Kami juga merasa Anda adalah teman lama,” timpal Kim Il-guk.

Kedatangan Dennis Rodman ke Korut hampir bertepatan dengan pembebasan mahasiswa asal AS bernama Otto Warmbier. Baik Washington maupun Pyongyang sama-sama menolak pandangan bahwa Rodman turut berperan dalam pembebasan pria berusia 22 tahun itu dari hukuman kerja paksa. 

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini