nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jebol Tembok Kamar Tahanan, 6 Napi Rutan Singkil Kabur

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 16 Juni 2017 19:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 16 340 1718270 jebol-tembok-kamar-tahanan-6-napi-rutan-singkil-kabur-8TC0LJ4Wj1.jpg Foto Ilustrasi Okezone

SINGKIL - Enam narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, kabur setelah membobol tembok rutan.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Miliardin mengatakan, keenam Napi itu kabur pada pagi hari menjelang salat Subuh sekira pukul 04.00 WIB.

Keenam Napi yang masih dalam tahap proses menjalani hukuman itu yakni, Muhamad Tarigan, Romi Putra, Tar Ali, Heri Ala Dingin, Sahrial, dan Eki Sahputra.

Ian Rizkian mengatakan, modus Tahanan Rutan Singkil tersebut kabur yakni membobol tembok bagian belakang kamar tahanan, dengan cara mengorek dinding beton kamar lapas menggunakan alat perkakas bangunan, sendok makan dan soda api.

"Pelarian ini sudah direncakan dengan matang," kata Ian, Jumat (16/6/2017).

Setelah berhasil keluar dari ruang tahanan, keenam napi langsung memanjat pagar tembok sebelah luar dengan menggunakan ranting kayu yang dipergunakan untuk membuat kandang ayam dan pada saat turun menggunakan kain sarung sambungan untuk turun dari pagar lapas.

Dalam hal ini, kata Ian, pihak kepolisian sudah berkoordinasi atas penyebab kaburnya keenam napi tersebut. Dan upaya identifikasi pelacakan pelarian Napi.

Sementara itu, Kepala Pembimbing Balai Kemasyarakatan Cabang Rutan Singkil J Harahap mengatakan, enam orang tahanan Rutan Singkil yang kabur dalam proses pengejaran.

Kata dia, mereka kabur membobol tembok bagian belakang sel yang mereka huni dengan menggunakan cairan kimia, sendok, alat penyemprot dan sejumlah peralatan lain.

"Setelah keluar dari sel mereka memanjat tembok rutan sepanjang 7 meter dengan kayu dan kain yang digulung," kata Harahap.

Kemudian, sambungnya, saat ini pihaknya yang dipimpin Kacab Rutan Singkil Katiman telah berupaya melakukan proses pencarian dengan cara menyebar mencari Napi dan tahanan yang kabur, serta komunikasi terus menerus dengan pihak kepolisian.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini