nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ancam Sebar Foto Bugil ke Medsos, Guru di Pangandaran Jadi Korban Pemerasan

Syamsul Maarif, Jurnalis · Jum'at 16 Juni 2017 14:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 06 16 525 1717853 ancam-sebar-foto-bugil-ke-medsos-guru-di-pangandaran-jadi-korban-pemerasan-rmhx5JS7Ju.jpg Foto Ilustrasi Okezone

PANGANDARAN - Seorang guru sekolah menengah pertama (SMP) di Pangandaran, Jawa Barat menjadi korban pemerasan setelah berkenalan dengan Hendrha Dratayha di media sosial (medsos) Facebook.

Berdasarkan pengakuan korban, Sumarni mengatakan, beberapa hari lalu dirinya berkenalan dengan Hendrha Dratayha di Facebook.

"Akun Facebook itu meminta nomor telefon saya, dia pernah berkata bisa mengobati jarak jauh menggunakan media foto bugil," kata Sumarni, Jumat (16/6/2017).

Sumarni mengaku, dirinya seperti terhipnotis setelah berkomunikasi melalui handphone sehingga tanpa sadar ber-selfie dengan kondisi bugil.

"Setelah foto bugil saya dikirim ke inbox Facebook Hendrha Dratayha, dia meminta uang Rp1 juta dengan cara ditransfer," tambahnya.

Akhirnya, Sumarni mengirim uang Rp1 juta ke nomor rekening BRI 56901015073539 atas nama Yolan Aditiya Cabang Margorejo 46 Metro Selatan Kota.

"Tetapi setelah dikirim uang Rp1 juta, akun Facebook Hendrha Dratayha meminta lagi tambahan uang Rp5 juta, jika saya tidak mengirim uang dia mengancam akan menyebar foto bugil saya di Facebook," papar Sumarni.

Tidak lama dari ancaman tersebut, foto bugil milik Sumarni tersebar luas di Facebook menggunakan akun Yulia.

"Saya kaget setelah mengetahui foto bugil saya tersebar di Facebook dan ramai diperbincangkan," jelasnya.

Berdasarkan pengakuan Sumarni, akun Facebook Hendrha Dratayha tersebut mengaku salah satu anggota TNI dari Yonif 144 Curug Bengkulu berpangkat Kopral.

"Saya mohon jika benar akun Facebook Hendrha Dratayha merupakan anggota TNI, untuk ditindak dan diberi sanksi," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini