Image

Siswa Asal Sumsel Raih Penghargaan Internasional di Belanda

Foto: Shutterstock

Foto: Shutterstock

PALEMBANG - Karya ilmiah dua siswa SMA Negeri Sumatera Selatan meraih medali perunggu pada ajang ilmiah dunia International Environment dan Sustainability Project Olympiade atau INESPO 2017 di Den Haag, Belanda.

Karya ilmiah yang berjudul "Pemanfaatan sabut kelapa dan tongkol jagung sebagai bahan pembuat papan partikel" itu adalah papan partikel yang kuat dan tahan api, karena telah melalui sembilan tahap pengujian, kata Handayani, guru pembimbing kedua siswa pemenang medali tersebut di Palembang, baru-baru ini.

Papan partikel buatan siswa bernama Jaya dan Bima ini dapat menahan api hingga selama 15 menit karena dilapisi cairan Natrium Silicat, dimana pengumuman kompetisi ilmiah INESPO ini mereka lihat pada 13 Juni 2017 di website INESPO.

Sementara, untuk dapat mengikuti ajang internasional tersebut kedua siswa yaitu Jaya Firmansyah dan Surya Bima Wicaksono mengirimkan video dengan durasi 10 menit pada 17 Maret 2017 kepada panitia INESPO.

Video yang proses pembuatannya menghabiskan waktu kurang lebih satu minggu itu berisi presentasi mengenai penelitian yang mereka buat dan proses pembuatan produknya dari mengonsep ide presentasi, mengambil gambar, kemudian mengeditnya dengan bimbingan guru Kimia SMAN Sumatera Selatan, Handayani.

Jaya dan Surya sendiri mengaku telah berusaha yang terbaik dan senang dengan hasil mereka raih dari ajang tersebut.

Handayani selaku guru pembimbing mengungkapkan dalam pembuatan video yang diikutsertakan dalam penilaian mereka mempertimbangkan sepuluh kriteria penilaian agar dapat bersaing dengan peserta lain.

"Diantara sepuluh kriterianya ada kualitas, keaslian, dan pemaparan dengan mempertimbangkan kesepuluh kriteria kami berupaya membuat video yang dapat dipahami dengan baik," ujar Handayani.

Kepala SMAN Sumsel, M Ridwan Aziz mengungkapkan kebanggaannya kepada para siswa yang berhasil menorehkan prestasi di kancah internasional.

"Kegiatan penelitian ini menjadi unggulan SMAN Sumsel, jadi kami berharap akan terus hadir para peneliti muda berbakat seperti Jaya dan Bima di masa yang akan datang," kata dia.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x