Image

Wah! Semua Pegawai di Perusahaan Korsel Ini Berusia di Atas 55 Tahun

Silviana Dharma, Jurnalis · Senin, 19 Juni 2017 - 17:03 WIB
Suasana kerja di EverYoung. (Foto: Oddity Central) Suasana kerja di EverYoung. (Foto: Oddity Central)

SEOUL – Undang-undang ketenagakerjaan di Indonesia mengelompokkan usia produktif pada 15 hingga 64 tahun. Mereka yang berada di luar usia produktif berarti bukan angkatan kerja, umumnya karena masih diwajibkan menempuh pendidikan dan kalau sudah di atas 64 tahun berarti harus pensiun atau istirahat dari dunia kerja.

Namun begitu, perusahaan startup di Korea Selatan (Korsel) bernama EverYoung memiliki aturan yang berbeda. Ketika kebanyakan perusahaan hanya mau menerima karyawan dengan maksimal usia 30 tahun, EverYoung sejak berdiri pada 2013 hanya membuka lowongan bagi mereka yang berusia di atas 55 tahun.

Seperti disitat dari Oddity Central, Senin (19/6/2017), meskipun terdengar aneh, banyak orang di atas usia 55 tahun yang mau bekerja di sana. Selama empat tahun berdiri, EverYoung kini sudah mempekerjakan 420 karyawan yang berusia antara 55 hingga 83 tahun.

Ketika ditanya alasannya, pendiri EverYoung, Chung Eunsung menjelaskan, syarat rekrutmennya ini terinspirasi dari budaya perusahaan di Negeri Ginseng yang sangat keras. Di Seoul, banyak orang kehilangan pekerjaan karena dipaksa pensiun oleh perusahaannya saat usia mereka mendekati 60 tahun.

“Korea menua dan fenomenanya mengalami percepatan, jadi kami percaya bahwa partisipasi mereka dalam perekonomian kami, faktanya dapat memperbaiki fenomena itu,” terangnya.

Selain itu, dia setidaknya bisa membuka kesempatan bagi orang-orang di usia tak produktif itu untuk bernafas lega menjalani sisa hidupnya. Chung menegaskan, ini juga bisa jadi strategi menolak diskriminasi usia yang mewabah di negaranya saat ini.

“Saya percaya bahwa dengan mempekerjakan pegawai senior, kami juga membantu meningkatkan kualitas dan kemakmuran hidup mereka,” sambungnya.

Kebanyakan orang menganggap pegawai usia tua pasti lamban dan kemampuan otaknya sudah menurun. Akan tetapi, Eunsung justru melihat bahwa mereka punya perhatian yang lebih tinggi pada segala hal hingga mendetil. Mereka juga lebih fokus.

“Saya berusaha mengimbangi waktu dan saya bertekad mempelajari keterampilan baru. Saya sekarang punya banyak kemampuan baru di bidang TI dan itu membuat saya semangat datang ke kantor tiap hari,” kata pegawai tertua di kantor tersebut.

Seorang pegawai EverYoung lain, An Kyeong-hwa (59) juga mengaku senang bisa bekerja di sini. “Saya punya dua putri yang sudah tumbuh dewasa. Jadi saya merasa tidak seharusnya berpangku tangan. Saya mau melakukan sesuatu untuk diri saya sendiri dan mengembangkan diri,” tutur ahli matematika tersebut.

Sumber: Youtube/CNA Insider

EverYoung adalah perusahaan pemantau konten yang melatih stafnya untuk menggunakan platform di Naver, sejenis mesin pencarian macam Google, tetapi ini versi Korsel.

Tugas utama para karyawan EverYoung adalah menyensor informasi sensitif di Naver Maps, dan memantau konten di berbagai platform blogging. Namun untuk beberapa pekerjaan memang perlu pelatihan dan keterampilan khusus. Misalnya di bidang teknologi informasi dan pemrograman (coding).

Jam kerja mereka terbagi ke dalam empat shift. Mereka diwajibkan beristirahat 10 menit setiap 50 menit sekali. Pada jam-jam istirahat itu, mereka bisa lari ke pantry untuk sekadar ngemil, tiduran atau mengalihkan pandangan dari komputer, beristirahat dan mengobrol.

Perusahaan ini juga menyediakan fasilitas bersantai, seperti sofa dan buku-buku. Para pegawai juga bisa mengecek tekanan darah gratis guna menjaga kesehatan mereka.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming