Image

OKEZONE STORY: Dilengserkan sebagai Raja Swedia, Erik VII Menjadi Perompak

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa, 20 Juni 2017 - 08:01 WIB
Patung Raja Erik VII dari Pomerania (Foto: The Vintage News) Patung Raja Erik VII dari Pomerania (Foto: The Vintage News)

BANGSA Skandinavia (Swedia, Denmark, Finlandia, dan Norwegia) pernah dikenal lewat suku Viking. Suku tersebut berprofesi sebagai pedagang, pelaut, dan yang paling dikenal luas sebagai perompak. Viking menduduki dan berdagang di sepanjang pesisir sungai serta laut di Eropa dan Amerika.

Ketika masih bersatu sebagai kerajaan besar, Skandinavia memiliki seorang raja yang dianggap sangat intelijen, visioner, penuh energi, dan berkarakter kuat, bernama Raja Erik VII. Ia sering disebut sebagai Erik dari Pomerania karena lahir di wilayah tersebut pada 1381.

Raja Erik dari Pomerania memerintah Skandinavia pada 1397-1439. Ia adalah anak dari Duke Vratislav VII of Pomerania dan keponakan Ratu Skandinavia, Margaret. Erik diadopsi oleh Ratu Margaret pada 1387 setelah ayahnya meninggal dunia.

Lewat diplomasi yang kuat dari Ratu Margaret, Erik ditahbiskan sebagai raja dari tiga kerajaan kecil, yaitu Swedia, Denmark, dan Norwegia (Kalmar Union) pada 1397. Meski sudah mengangkat Erik, Ratu Margaret tetap memerintah sebagai penguasa hingga tutup usia pada 1412.

Setelah bibinya meninggal, Raja Erik kemudian mendirikan Kerajaan Skandinavia yang kuat dengan basis di Denmark. Didukung oleh rakyat Denmark dan Raja Jerman Sigismund, Erik mendeklarasikan dua perang pada 1416-1422 dan 1426-1435 melawan kaum Holstein untuk mengambil alih wilayah Schleswig.

(war)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming