Image

Ini Alasan Kuasa Hukum Ketum Perindo Hary Tanoe Laporkan Jaksa Agung Ke Bareskrim

Salsabila Qurrataa'yun, Jurnalis · Senin, 19 Juni 2017 - 15:02 WIB

JAKARTA - Kuasa hukum Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Adidharma Wicaksono mengungkapkan alasan pihaknya melaporkan Jaksa Agung RI HM Prasetyo ke Bareskrim karena ucapannya yang menyebut kliennya sebagai tersangka atas kasus SMS terhadap Jaksa Yulianto.

"Jaksa Agung menyatakan bahwa klien saya adalah tersangka. Padahal pada waktu itu, kalau kita lihat videonya teman-teman wartawan sudah mengkoreski terlapor. Tapi Jaksa Agung bersikukuh bahwa tersangka," kata Adidharma di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2017).

Adidharma menyayangkan sikap Prasetyo yang melebihi kewenangannya sebagai Jaksa Agung. Padahal, kasus SMS kepada Jaksa Yulianto masih dalam penyidikan dan polisi belum menentukan tersangka.

"Di sinilah kami sangat keberatan. Apalagi bapak Hary Tanoesoedibjo selaku pribadi dan Ketum Perindo punya nama baik yang harus dijaga tentunya," ujar Adidharma.

Selain itu, ia menduga status jabatan Hary Tanoesoedibjo sebagai Ketum Perindo menjadi salah satu senjata Jaksa Agung menjatuhkan nama baik klienya. Ini mengingat Partai Perindo tengah merokoet popularitasnya.

"Tentunya karena Partai Perindo saat ini sedang meroket populeritasnya, dan akan menimbulkan pressure apabila ini disampaikan oleh seorang jaksa agung. Nuansa politisnya sangat besar," sambungnya.

Sementara itu guna memperkuat laporannya, Adidharma akan melanjutkan kasus ini ke Komisi Kejaksaan dan Komisi III. Sebab, HM Prasetyo yang memiliki jabatan sebagai Jaksa Agung RI seharusnya tidak menyampaikan hal yang di luar kewenangannya.

"Tentunya, kami juga akan ke komisi Kejaksaan dan Komisi III. Ini karena sudah di luar kewenangan Jaksa Agung menyampaikan hal tersebut. Etikanya sebagai pejabat yang tahu hukum, tidak boleh menyampaikan hal-hal yang diluar kewenangan," tutupnya.(faf)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Berita Rekomendasi

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming