Image

187.012 Personel Gabungan Berjaga Amankan Sumut Selama 16 Hari ke Depan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Senin, 19 Juni 2017 - 19:01 WIB
(Foto: Wahyudi/Okezone) (Foto: Wahyudi/Okezone)

MEDAN - Operasi pengamanan Idul Fitri 1438 Hijiriah yang bertajuk Operasi Ramadniya 2017, akan dilaksanakan selama 16 hari ke depan di Provinsi Sumatera Utara. Operasi yang secara resmi dimulai hari ini, Senin (19/6/2017), akan melibatkan 187.012 personel.

"Ada 187.012 personel yang diturunkan. Mulai dari Polisi, TNI hingga personel dari Pemerintah Daerah itu seluruh Indonesia," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Polisi Rina Sari Ginting usai apel gelar Ramadniya 2017 di Lapangan Merdeka, Medan.

Sementara di Sumatera Utara, Operasi Ramadniya Toba-2017 melibatkan 7700 personel Polri dari Satuan tugas Polda ada 535 personel dan Satuan tugas wilayah 7.189 personel dengan jumlah pos pam 108 dan pos yan 33, pelaksanaan Operasi selama 16 hari terhitung mulai 19 Juni sampai 4 Juli 2017.

Rina menyebutkan, jika bercermin pada pelaksanaan operasi serupa tahun 2016 lalu, jumlah laka lantas di Sumut mengalami penurunan sebesar 72 kasus atau 2,36 persen jika dibandingkan tahun 2015, begitu pula dengan korban meninggal dunia yang juga menurun sebanyak 88 jiwa atau 13,62 persen.

Namun demikian, data gangguan kamtibmas pada operasi tahun 2016 mengalami kenaikan sebesar 233 kasus atau 13,89 persen, jika dibandingkan dengan tahun 2015. sedangkan angka kejahatan secara umum juga naik sebesar 164 kasus atau sebesar 10,98 persen.

"Untuk itu saya tekankan kepada seluruh jajaran untuk bekerja secara optimal. fokus utama dalam menjaga kestabilan harga pangan, pemeliharaan kamtibmas yang kondusif, serta keamanan dan kelancaran arus mudik dan arus balik dapat dilakuan secara berimbang," ujarnya.

Rina lebih lanjut mengatakan, pihaknya meminta seluruh personel untuk menciptakan harmonisasi dan sinergitas diantara seluruh stakeholders terkait, sehingga pelaksanaan pengamanan hari raya idul fitri 1438 H, dapat berjalan dengan lebih baik, aman, tertib dan lancar dibandingkan tahun sebelumnya.

"Seluruh jajaran hendaknya dapat bekerja dengan tulus dan ikhlas, terlebih awal operasi ini akan kita laksanakan dalam suasana bulan suci ramadhan. semoga hal ini dapat menjadi ladang ibadah dan berkah pahala bagi kita," tuturnya.

"Di samping itu, ditekankan kepada seluruh jajaran, untuk terus meningkatkan kegiatan sambaing dan patrol di titik-titik rawan gangguan kamtibmas, seperti terminal, pelabuhan, pemukiman yang ditinggal oleh pemilik, pusat perbelanjaan, bank dan ATM, serta tempat-tempat wisata yang ramai dikunjungi saat perayaan Idul Fitri," tutup Rina.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming