Image

OKEZONE FILES: Menikmati Keindahan Masjid Bergaya Art Deco Eropa di Garut

Hantoro, Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 18:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 19 525 1720141 top-files-menikmati-keindahan-masjid-bergaya-art-deco-eropa-di-garut-cNbdz8bgFw.jpg Masjid Cipari di Garut, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

GARUT selama ini dikenal sebagai kota yang kaitannya dengan dodol dan hewan domba. Namun siapa sangka, Garut juga memiliki masjid tua yang sarat akan sejarah dan seni. Masjid tersebut adalah Assyuro atau biasa disebut Masjid Cipari yang terletak di sekitar Pesantren Cipari, Desa Cipari, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut.

Masjid ini pertama kali dibangun pada 1895 oleh pendiri Pesantren Cipari bernama KH Zaenal Abidin, kemudian dilanjutkan KH Harmaen. Bangunan awal masjid sangat terlihat sederhana, tidak seperti saat ini. Baru pada 1933, Masjid Cipari dipugar kembali oleh putra dari KH Harmaen yakni KH Yusuf Tauziri. Hasil dari pembangunan kedua inilah yang menghasilkan bangunan bersejarah khas art deco Eropa.

Masjid Cipari memang terlihat sangat unik jika dilihat dari bentuk bangunannya, karena bergaya art deco khas Eropa. Hal ini pun dinilai tidak lazim untuk bangunan sebuah rumah ibadah masjid. Sebab, art deco diketahui banyak diadopsi untuk bangunan tempat ibadah gereja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, belum diketahui alasan pihak pengelola membangun Masjid Cipari dengan gaya art deco yang dipelopori oleh sekelompok arsitektur Amsterdam School dari Belanda ini. Langgam art deco di Masjid Cipari sendiri bisa dilihat jelas melalui pengolahan fasad bangunannya yang berbentuk geometris.

Kemudian, sisi dekoratif geometris yang berulang di atas material batu kali dan tampak sangat tegas serta keras memperlihatkan dengan jelas gaya ini. Selajutnya, garis horizontal yang halus pada sisi samping kanan maupun kiri Masjid Cipari juga mencirikan langgam art deco.

Lalu terlihat jelas bentuk bangunannya yang lebar memanjang dengan pintu utama tepat berada di tengah-tengahnya. Ditambah lagi ada sebuah menara setinggi 20 meter yang menjulang dan tak kalah unik. Menara tersebut berada persis di atas pintu ujung bangunan.

Beranjak ke bagian dalam, bagian penanda bangunan ini masjid adalah ruang mihrab serta penampil yang melekat di dinding arah kiblat. Sedangkan area untuk ibadah salat, berupa ruangan lebar yang dapat dimasuki dari pintu di utara dan selatan, atau dari pintu timur yang terletak di antara ruang tangga menara.

Selain itu, Masjid Cipari dikenal sangat bersejarah karena pada masa penjajahan dahulu juga digunakan sebagai markas perjuangan rakyat dan tentara. Kemudian masjid ini dimaksimalkan oleh para ulama untuk melakukan musyawarah bersama para pejuang kemerdekaan. Bahkan, Masjid Cipari juga berfungsi sebagai benteng pertahanan dari serangan musuh.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini