Bukber di Jepang, Komunitas Muslim Bergiliran Jadi Penyedia Makanan

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Rabu 21 Juni 2017 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 20 18 1721093 bukber-di-jepang-komunitas-muslim-bergiliran-jadi-penyedia-makanan-XDkbJdKqoN.jpg Salat tarawih di Jepang. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Berbuka puasa bersama atau yang dikenal dengan istilah bukber lazim dilakukan masyarakat Indonesia. Ritual tersebut tidak hanya dilakukan dengan sesama umat Islam, tetapi juga dengan umat agama lainnya.

Situasi di Jepang, khususnya Prefektur Gifu, juga tidak jauh berbeda. Komunitas Muslim setempat sering mengadakan buka puasa. Bahkan di Masjid Raya Gifu, acara buka bersama diadakan hampir setiap hari. Setidaknya begitu yang dikisahkan warga negara Indonesia (WNI) bernama Diana Hapsari.

“Buka puasa setiap hari di Masjid Gifu ada. Setiap hari minggu, ada buka puasa besar-besaran. Pas buka puasa besar-besaran itu juga mengundang orang Jepang untuk ikut berbuka juga,” terang perempuan berusia 28 tahun itu kepada Okezone.

Menampilkan GifuIftar.jpg

Buka puasa bersama di Jepang. (Foto: Istimewa)

Diana menambahkan, dalam acara buka puasa besar-besaran tersebut ada tim khusus yang menyediakan makanan. Biasanya, tim tersebut ditunjuk secara bergiliran di antara komunitas Muslim setempat yang mayoritas adalah ekspatriat, untuk menyediakan makanan.

“Indonesia dapat giliran pada 4 Juni lalu bersama komunitas Muslim Malaysia untuk menjamu hidangan berbuka. Kemudian berganti giliran komunitas Pakistan, Bangladesh, Mesir, dan Arab Saudi. Dua negara disebut terakhir mendominasi kegiatan di Masjid Gifu,” tukas perempuan asal Purworejo, Jawa Tengah itu.

Buka puasa juga sering diadakan oleh perwakilan Indonesia di Jepang baik itu Kedutaan Besar yang berkedudukan di Tokyo, maupun Konsulat Jenderal. Semenjak kehadiran masjid Indonesia di Tokyo, komunitas WNI yang berada di sana, kata Diana, hampir setiap hari mengadakan acara buka bersama.

Perempuan lulusan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) itu mengaku kangen dengan sirup khas Indonesia serta makanan berbuka puasa. “Yang dikangenin dari Indonesia itu sirup dan buka puasa dengan es buah, es teler, dll.,” tukas perempuan kelahiran 23 Mei 1989 tersebut.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini