Image

Ketum Perindo Hary Tanoe Dizalimi, Kuasa Hukum Curhat ke Komisi III DPR RI

Bayu Septianto, Jurnalis · Selasa, 20 Juni 2017 - 11:08 WIB
Kuasa hukum Hary Tanoesoedibjo, Ricky Margono. (Foto: Bayu Septianto/Okezone) Kuasa hukum Hary Tanoesoedibjo, Ricky Margono. (Foto: Bayu Septianto/Okezone)

JAKARTA - Tim kuasa hukum Ketua Umum (Ketum) Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Hary Tanoe) mendatangi Kompleks DPR dan MPR RI di Senayan, Jakarta. Mereka ke sana untuk berkeluh kesah (curhat) seputar kelakuan Jaksa Agung HM Prasetyo yang dinilai telah melakukan abuse of power.

Salah satu kuasa hukum Hary Tanoe, Ricky Margono, mengatakan kliennya telah dizalimi oleh Jaksa Agung HM Prasetyo. Kala itu Prasetyo menyebut Hary Tanoe sebagai tersangka kasus SMS, padahal Mabes Polri menyatakan Ketum Perindo tersebut hanya sebatas saksi terlapor.

"Yang pasti kita membawa surat permohonan perlindungan hukum kepada Komisi III DPR RI, di mana dinyatakan di dalam (surat) itu, kita mengalami penzaliman. Artinya, disampaikan (oleh Jaksa Agung bahwa Hary Tanoe tersangka), yang seharusnya tak seharusnya disampaikan oleh Jaksa Agung," ujar Ricky di Kompleks DPR-MPR RI, Selasa (20/6/2017).

Ia juga menilai bahwa Jaksa Agung telah mencampuradukkan hukum dengan politik. Hal itu pula menjadi bagian yang akan disampaikan ke Komisi III DPR RI.

"Kita juga menyampaikan, berkeluh kesah, belakangan ini sudah banyak sekali kejadian-kejadian yang kurang pas secara hukum. Artinya, ada pencampuradukan antara hukum dan politik, seperti itu," pungkas Ricky.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming