Image

Pengakuan Korban Pocong Palsu di Bojonggede

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa, 20 Juni 2017 - 07:53 WIB
lokasi kejadian diduga pocong palsu di Bojong Gede (Foto: Fahreza Rizki/Okezone) lokasi kejadian diduga pocong palsu di Bojong Gede (Foto: Fahreza Rizki/Okezone)

BOGOR - Berdasarkan keterangan warga, pocong palsu yang kerap muncul di jalan masuk wilayah Perumahan Pura Bojonggede diduga hendak melakukan tindakan pidana perampokan alias begal terhadap kendaraan yang melintas.

Salah seorang korban pocong palsu, Mohamad Kosim Nurzeha (23) menceritakan, mulanya ia hendak pulang ke rumah pada pukul 03.00 WIB dini hari dengan mengendarai sepeda motor. Lalu ditengah jalan dirinya langsung dikagetkan dengan sesosok pocong yang tergantung dengan seutas tali di atas pohon.

"Dari jauh sih nggak kelihatan kalau ada pocong di atas pohon. Nah, pas saya lewat pohon tersebut turunlah pocong itu dengan tali yang diikat panjang sampai sebrang pohon," katanya, Selasa (20/6/2017).

Pada saat bersamaan tali itu tersangkut di tubuh Kosim yang tengah mengemudikan kendaraannya. Lantas pocong yang terikat tali itu ditabrak hingga dirinya hampir terjatuh dari motor.

"Otomatis talinya kena ke saya dan saya tabrak pocongnya. Hampir saja jatuh karena talinya tersangkut di badan saya," terang dia.

Sekira lima meter dari tempat kejadian perkara (TKP), Kosim memberhentikan motornya dan menoleh ke belakang.

"Ternyata dari semak-semak keluar lima orang dan dari gang keluar beberapa orang lagi. Pas saya samperin mereka semua langsung kabur," ungkapnya.

"Saya lebih menduga itu upaya pembegalan," sambung Kosim.

Atas peristiwa itu, Kosim meminta petugas Kepolisian Sektor Bojonggede dan warga dapat bekerjasama untuk mencegah serta mengusut agar kejadian serupa tak terulang.

"Kalau bisa keamanan dan kerjasama dari warga setempat bisa mencegah agar tak terulangnya kejadian seperti itu lagi," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, warga Perumahan Pura Bojonggede, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digegerkan oleh sesosok hantu pocong yang kerap bergentayangan pada malam hari. Namun, pocong itu diduga palsu alias jadi-jadian untuk menakuti korbannya.

Warga dan korban menduga modus pocong jadi-jadian itu untuk membegal pengendara yang sedang melintas. Pasalnya, di kawasan tersebut terbilang sepi dan lampu penerangan minim. Hingga kini, pelaku pocong palsu itu belum terungkap.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming