Image

Polisi: Pelarangan Truk Melintas Jalur Puncak dan Bocimi Sudah Disosialisasikan

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Selasa, 20 Juni 2017 - 13:47 WIB
Ilustrasi Jalur Puncak (Foto: Ist) Ilustrasi Jalur Puncak (Foto: Ist)

BOGOR - Mudik Lebaran Idul Fitri 1438 H atau selama masa Operasi Ramadnya 2017, truk bermuatan non-sembako dilarang melintas di Jalur Puncak dan Jalur Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama, mengatakan pelarangan tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat.

"Sesuai juga dengan surat edaran dari Kementerian Perhubungan truk dilarang melintas di Tol Jogorawi menuju kawasan Puncak atau Sukabumi. Kami sudah sosialisasikan di gerbang tol dan persimpangan jalan," ujarnya, Selasa (20/6/2017). 

Menurut Hasby, aturan tersebut berdasarkan edaran Peraturan Dirjen Perhubungan Darat bahwa truk berkapasitas besar bukan pengangkut pangan dan BBM dilarang beroperasi mulai Minggu 18 Juni-Senin 3 Juli 2017.

"Kendaraan pengangkut yang dilarang beroperasi selama musim mudik dan balik, menurut ketentuan yaitu kendaraan bahan bangunan, hasil tambang non-bahan bakar, truk tempelan, truk gandengan, kontainer, kendaraan barang maksimal 14 ton dan pengangkut barang dengan sumbu tiga atau lebih," katanya.

Sementara itu, untuk kendaraan pengangkut bahan makanan, ternak, bahan bakar, hantaran pos, barang ekspor/impor dari dan ke pelabuhan, serta mobil bertanda khusus yang mengangkut sepeda motor program mudik gratis tetap beroperasi. Sekadar diketahui, berdasarkan edaran Kementerian Perhubungan, larangan angkutan barang ini berlaku di ruas Tol Merak-Cikupa-Kembangan-Jorr W2, Kembangan Jakarta-Jorr W-Cikunir, Cawang-Dawuan-Purbaleunyi, Cawang-Cikarang Utama-Cikopo-Palimanan-Pejagan-Brebes Timur, dan Cawang-Bogor-Ciawi.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming