Image

Komplotan Napi yang Kabur dari Lapas Tanjung Gusta Dirawat di RS Bhayangkara

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Selasa, 20 Juni 2017 - 11:36 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock) Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

MEDAN - Dua orang narapidana yang melarikan diri dari Lapas Tanjung Gusta Medan, kini dirawat di RS Bhayangkara Medan. Keduanya dirawat bersama dengan empat orang anggota komplotan yang membantu pelarian mereka.

Informasi yang dihimpun, dua napi yang dirawat adalah Alhadi (30) dan Useheni (30) yang merupakan narapidana kasus kerusuhan di Aceh. Useheni merupakan mantan polisi yang dipecat pada tahun 2014 lalu.

Sementara empat komplotan yang membantu kaburnya kedua narapidana tersebut adalah Safarudi alias Mustafa, (30), Yuli (33), M Yusuf (30) dan Nazar (25). "Aksi pelarian itu, dipergoki oleh warga sekitar di jalan Lemabaga Pemasyarakatan, Kecamatan Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara. Karena, sudah panik, sang supir langsung tancap gas dan akhir menabrak tiga rumah warga sekitar. Akibatnya mereka kritis dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat luka di sekujur tubuh mereka," ujar Josua Ginting, Humas Kantor Wilayah Hukum dan HAM Sumatera Utara, Selasa (20/6/2017).

Informasi lain yang beredar menyebutkan, dua narapidana berhasil kabur setelah komplotan beraksi dari luar lapas, menodongkan senjata terhadap penjaga lapas  dan melemparkan tali tambang ke dalam lapas. Dua napi dari dalam lapas kemudian memanjat tali tersebut untuk keluar langsung masuk ke dalam mobil yang sudah menunggu di luar dinding lapas.

Saat pelaku melarikan diri penjaga lapas melihat lagsung melakukan pengejaran terhadap pelaku. Saat dilakukan pengejaran oleh petugas lapas, mobil yang dikendarai pelaku terbalik dam selanjutnya semua pelaku diamankan. Namun Informasi tersebut belum terkonfirmasi.

"Saya belum dapat informasinya. Nanti segera saya kabari lagi," kata Josua.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming