Image

Ditodong Celurit, Petugas Lapas Tanjung Gusta Tembak Napi yang Kabur

Erie Prasetyo, Jurnalis · Selasa, 20 Juni 2017 - 11:49 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock) Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

MEDAN - Seorang petugas Lapas Tanjung Gusta Medan bernama Anto Fredi (29) sempat ditodong celurit oleh rekan narapidana (napi) yang kabur.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengatakan, mulanya pada Selasa tanggal 20 Juni 2017 sekira pukul  02.30 WIB, seorang napi yang sedang sahur bernama Abdul Rahman mendengar suara jeruji yang digerjai.

Tidak berapa lama, mendengar suara  orang berjalan di atas atap seng . Curiga ada napi yang kabur, dia lalu berteriak minta tolong. Setelah dicek Abdul melihat seutas tali tergantung di dinding.

"Lalu Abdul berteriak memanggil pegawai sambil menggoncangkan pintu dan minta bantuan agar pegawai dipanggil karena ada tahanan lari," ujar Kombes Rina.

Setelah itu, petugas Lapas Anton menggunakan sepeda motor mengecek ke belakang Lapas dan kemudian melihat mobil Avanza hitam BL 935 AZ dan salah satu orang di mobil keluar dan mengibaskan celurit ke saksi. Kemudian saksi mengelak dan menembakkan pistol ke pelaku tetapi macet.

"Saksi  Anto melihat masih ada pelaku (napi kabur) di atas pagar dan menembakkan kembali ke atas dan mengenai satu pelaku akan tetapi pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil avanza," ujarnya.

Namun, saat di Jalan Lembaga Permasyarakatan, Kota Medan depan perumahan Bali Indah, mobil avanza menabrak pagar rumah warga bernama Herry Purba hingga mobil terbalik. "Selanjutnya, tersangka yang terluka dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Kondisi tersangka luka parah dan masih belum dapat ditanyai," ujar Kombes Rina.

Napi kabur yakni Rudi Rahman. Tiga orang yang terluka yakni Hussaiini (35) dan Alhadi (30). Sedangkan napi bernama Muliadi (30) tidak ikut dalam mobil karena mengalami parah kaki saat melompati tembok Lapas. Sedangkan empat orang yang membantu napi tersebut melarikan diri yakni Saparuddin, Yulis (luka parah ),  M. Yusuf ( terluka), Fajar (terluka).

Polisi juga mengamankan barang bukti untuk membantu napi kabur berupa tangga lipat, tali, empat senjata tajam, handphone dan mobil yang ringsek.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming