Image

Alhamdulillah.. 3 Napi Lapas Tanjung Gusta Gagal Kabur

Erie Prasetyo, Jurnalis · Selasa, 20 Juni 2017 - 23:40 WIB

MEDAN - Satu hari sebelum empat narapidana (napi) di Lapas Tanjung Gusta mencoba kabur dengan menumpangi mobil, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (Menkumham Sumut), Ibnu Chuldun sempat memerintahkan anak buahnya supaya lebih siap siaga. Caranya dengan melaksanakan penjagaan dan pengamanan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan khususnya pada malam hari.  

Penjagaan Lapas Tanjung Gusta sempat diperketat mengingat WBP di Lapas Kerobokan kabur pada Senin 19 Juni 2017 kemarin. Ibnu Chuldun mengatakan 4 WBP yang berhasil ditangkap kembali tersebut karena keamanan lapas sudah diperketat sebelumnya meningat . 

Aksi kabur dari lapas oleh empat WBP yang menggunakan mobil itu berhasil digagalkan petugas jaga malam Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Selasa (20/6/2017) pada waktu Imsak sahur pukul 04.30 WIB. 

Petugas berhasil menangkap kembali tiga dari empat WBP yang melarikan diri dalam waktu yang tidak lama.

“Kemarin sudah diperintahkan agar pengamanan diperketat. Tiga sudah ditangkap kembali, satu lagi masih dikejar,” Selasa (20/6/2017).

Ibnu Chuldun menambahkan ketiga orang WBP ditangkap kembali oleh petugas Lapas . Dua orang WBP pelariannya berujung kandas di tengah jalan, satu orang berhasil ditangkap di luar Lapas, dan sementara satu orang lagi dalam proses pencarian bersama aparat kepolisian. “Polsek Medan Helvetia sekitar pukul 05:30 Wib,” tuturnya.

Menurutnya kondisi Lapas Tanjung Gusta sekarang ini berjalan kondusif petugas Lapas telah mendapat bantuan penjagaan dan keamanan. Sebanyak sepuluh orang petugas polisi sudah dikirim  kepolisian Polsek Medan Helvetia.  Selain itu, petugas di dalam Lapas juga telah lebih disiapsiagakan dalam pengamanan WBP.

Sebelumnya, napi kabur dari Lapas Tanjunggusta dengan melompati tembok yakni Rudi Rahman (masih kabur). Sedangkan 3 orang yang sudah ditangkap yakni Hussaiini (35) dan Alhadi (30). Sedangkan napi bernama Muliadi (30)  tidak ikut dalam mobil karena mengalami parah kaki saat melompati tembok Lapas pada waktu sahur sekira pukul 04.00 WIB,  Selasa (20/6/2017)

Sedangkan 4 orang yang membantu napi tersebut melarikan diri dengan mengendarai mobil yakni Saparuddin, Yulis (luka parah ),  M. Yusuf ( terluka), Fajar (terluka). (sym)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming