Image

Hati-Hati bagi Pemudik, Jalur Selatan Masih Minim Penerangan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa, 20 Juni 2017 - 23:00 WIB
Ilustrasi mudik pada malam hari (Foto: ANT) Ilustrasi mudik pada malam hari (Foto: ANT)

NAGREG - Jalur selatan menjadi favorit bagi pemudik yang ingin menikmati panorama alam yang menyejukkan kedua bola mata. Selain kondisi jalannya yang berkelok-kelok, jalur selatan lewat Nagreg pun terkenal lantaran kedua sisi jalan diapit tebing yang cukup rindang dengan pepohonan, membuat jalur tersebut tidak terlalu gersang layaknya Jalur Pantura.

Namun, ketika matahari mulai terbenam daerah itu menjadi lokasi yang 'mengerikan', karena penerangan lampu jalanan yang minim. Alhasil, bagi pemudik yang hendak melintasi jalan tersebut harus berhati-hati, agar terhindar dari kecelakaan.

Menanggapi hal itu, Padal Pos AJU Polsek Kadipaten Ipda Sunarya mengatakan, prihatin akan persoalan itu. Ia mengimbau untuk para pemudik agar waspada akan kendaraan dari arah berlawanan ketika melewati jalur tersebut.

"Betul nih payah penerangannya. Imbauannya agar hati hati jangan ngebut. Kalau mengantuk istirahat di pos polisi yang terdekat karena pasilitas tersedia di setiap pos, toilet, musalah, dan tempat istirahat," ujarnya kepada Okezone di lokasi, Selasa (20/6/2017).

Berdasarkan pantauan Okezone, sepanjang jalan Limbangan hingga Gentong, Tasikmalaya, lampu jalan memang masih minim. Pencahayaan jalan hanya mengandalkan lampu-lampu rumah dan warung di pinggir jalan tersebut.

Para pemudik diminta hati-hati dan waspada saat melewati jalur Gentong. Karena jalan di sana berkelok-kelok dan banyak turunan tajam maupun tanjakan. Namun, jalur selatan ini memiliki keistimewaan dibandingkan dengan jalur utara.

Di sepanjang ruas jalan, para pengendara akan disuguhi oleh panorama alam pegunungan yang indah, hijau, dan menyejukkan. Di sisi jalan akan terlihat hamparan sawah dan bukit-bukit. Hal tersebut bisa menjadi pelepas lelah di perjalanan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming