Usai Sidang, Dua Tahanan Rutan Pekanbaru Kedapatan Bawa Sabu dalam Roti

ant, · Rabu 21 Juni 2017 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 21 340 1721425 usai-sidang-dua-tahanan-rutan-pekanbaru-kedapatan-bawa-sabu-dalam-roti-b4FnKUfSmV.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

PEKANBARU - Dua orang tahanan di Rumah Tahanan Kelas IIB Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru tertangkap membawa sabu-sabu usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

"Barang bawaan tahanan VK (32) diperiksa dan ditemukan di dalam bungkus roti tawar yang dibawanya dua bungkus diduga berisikan sabu-sabu," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru. AKBP Edi Sumardi, di Pekanbaru, Selasa 20 Juni 2017 malam.

Usai menjalani sidang, sesuai prosedur sesampainya kembali ke rutan, maka para tahanan digeledah barang-barang bawaannya sebelum masuk ke dalam sel. Penggeledahan dilakukan pada Selasa malam.

Pemeriksaan dilakukan terhadap 23 orang tahanan usai sidang. Ketika itu petugas jaga rutan atas nama Husin F menemukan sabu-sabu pada tahanan VK dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Penyelundupan sabu-sabu dilakukan pelaku dengan memasukkannya ke dalam roti.

Selanjutnya pihak rutan langsung menghubungi Kepolisian Sektor Tenayan Raya. Kemudian Kepala Polsek beserta Kepala Unit Reserse Kriminal dan piket Reskrim meluncur ke Rutan Sialang Bungkuk.

Hasil interogasi oleh pihak polsek diakui VK bahwa narkotika tersebut adalah titipan dari narapidana HS. Yang bersangkutan juga usai sidang dan divonis dalam kasus narkoba.

"Berdasarkan keterangan HS, narkoba tersebut dititipkan oleh istrinya, FT (buron) yang diberikan pada saat persidangan VK. Saat ini kedua tersangka diamankan di Polsek Tenayan Raya," ujar Edi Sumardi.

Kejadian ini menambah deretan kasus di Rutan Sialang Bungkuk. Sebelumnya sebanyak 473 orang tahanannya kabur. Ratusan tahanan itu kabur dengan mendobrak salah satu pintu rutan.

Kemudian beberapa waktu lalu ada tiga tahanan lagi yang berhasil kabur pada Kamis malam (8/6). Pelaku berhasil kabur melewati tiga dinding tembok dan pagar keliling. Rencananya ada tujuh orang yang akan kabur dengan memanfaatkan momen Salat Tarawih.

Kesempatan inilah yang dimanfaatkan para napi yang ingin kabur itu. Dengan menggunakan kain sarung Tarawih, sekitar pukul 21.00 WIB, tiga orang berhasil keluar tembok.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini