nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

H-4 Lebaran, Belasan Perempuan Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam

Erie Prasetyo, Jurnalis · Rabu 21 Juni 2017 23:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 21 340 1722041 h-4-lebaran-belasan-perempuan-terjaring-razia-di-tempat-hiburan-malam-frfDDNFtel.jpg

MEDAN - Belasan perempuan seksi diamankan personel Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumut dari tempat hiburan malam di Kota Medan, Rabu (21/6/2017).

Kasubdit IV, AKBP M.Sandi Sinurat mengatakan operasi penertiban itu digelar berdasarkan Surat Perintah Kapolda Sumut Nomor : Sprin/1381/VI/2017/Kapolda Sumut untuk melaksanakan razia ditempat hiburan malam dalam rangka pelaksanaan Operasi Ramadniya Toba-2017.

Dalam pelaksanaan razia di tempat hiburan malam sekira pukul 01.30 WIB personel Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumut melakukan razia ditempat hiburan malam yang masih beroperasi di bulan Puasa yakni di Freedom Club, KTV dan Lounge yang berada di jalan Tumango No. 1A Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Kemudian di tempat tersebut personel mengamankan para pengunjung pria dan wanita yang pada saat itu berada di 6 ruang KTV dan Lounge / bar berjumlah 34 orang wanita dan pria yang mana ada yang memiliki identitas dan ada juga tidak ada memiliki identitas.

"Personel juga mengamankan para karyawan berjumlah 14 orang yang mana sebagai Manajer atas nama Tongam Siregar," ujar Sandi.

Personel Polda Sumut merazia 6 ruang KTV dan menemukan puluhan pria yang ditemani wanita-wanita seksi.  Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap orang ditempat tersebut personel menemukan 4 butir pil ekstasi, sejumlah uang tunai dan surat-surat lainnya. 

Setelah menggelar razia, lara pengunjung dan karyawan serta barang bukti diamankan dan langsung dibawa ke mako Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"4 butir pil ekstasi disita dari Tongam Siregar. Lalu uang Rp 600.000 disita dari Tongam Siregar diduga uang pembelian pil ekstasi. Para pengunjung sudah didata sedangkan Tongam masih kita periksa," pungkas Sandi. (sym)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini