Selama Ramadan, BPOM Lampung Temukan Puluhan Jenis Makanan Bermasalah

ant, Jurnalis · Kamis 22 Juni 2017 11:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 22 340 1722348 selama-ramadan-bpom-lampung-temukan-puluhan-jenis-makanan-bermasalah-wxfC0zRmFx.jpg

BANDAR LAMPUNG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Bandar Lampung masih menemukan makanan tanpa izin edar, dari razia yang dilakukan selama bulan puasa pada sejumlah pusat perbelanjaan modern di daerah setempat.

"Hasil pemeriksaan yang kami lakukan di sejumlah tempat perbelanjaan modern, BPOM Bandar Lmpung masih menemukan makanan yang dijual tanpa ada izin edar," kata Kepala BPOM Kota Bandar Lampung Setia Murni, di Bandar Lampung, Rabu 21 Juni 2017 malam.

Dia mengatakan, bukan hanya makanan tanpa izin edar, pihaknya juga menemukan makanan yang dijual telah kedaluarsa dan dalam kondisi rusak. Menurut Setia Murni, pengawasan itu telah dilakukan sejak 3 Mei 2017 hingga menjelang Idul Fitri 1438 Hijriah.

Hasil pengawasan itu, terdapat 11 item makanan yang mengalami kerusakan pada kemasan, tujuh item makanan telah kedaluarsa, tanpa izin edar 91 item dengan jumlah kemasan 85.212 buah.

"Yang paling banyak adalah makanan tanpa ada izin edar, daripada yang lainnya," kata dia lagi.

Sedangkan untuk takjil di Lampung, BPOM Bandar Lampung masih menemukan takjil yang tidak memenuhi syarat dan menggunakan bahan berbahaya seperti pewarna Rhodamin B.

"Produk yang dimusnahkan dari hasil pengawasan takjil, yakni pacar cina, cetuk kue cenil, apem, kolang kaling, kerupuk singkong, bolu kukus dan air gula," kata dia pula.

Jika dibandingkan Tahun 2016 lalu, jumlah takjil yang tidak memenuhi syarat lebih tinggi dibandingkan Tahun 2017 ini.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini