Filipina Dinobatkan sebagai Negara Paling Emosional Se-Asia dan Keempat di Dunia

Silviana Dharma, Okezone · Sabtu 24 Juni 2017 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 24 18 1724003 filipina-dinobatkan-sebagai-negara-paling-emosional-se-asia-dan-keempat-di-dunia-s4vt5pp6F3.jpg Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: Reuters)

MANILA – Filipina dinobatkan sebagai negara paling emosional se-Asia. Bahkan ia masuk peringkat keempat negara paling emosional di dunia menurut survei yang dilakukan Gallup per 2017.

Meski begitu, Negeri Lumbung Padi juga menyabet gelar negara dengan pengalaman positif tertinggi di dunia setelah Paraguay, Kosta Rika, dan Panama. Filipina memiliki skor yang sama positifnya dengan Uzbekistan, yakni 82 poin secara keseluruhan.

Lembaga riset yang berbasis di Amerika Serikat itu mengatakan, ini merupakan kali ketiga Filipina masuk ke dalam kategori ‘Total Emotions Worldwide’ dengan 58% responden mengatakan ‘Ya’ untuk semua pertanyaan. Demikian menurut pewartaan Asian Correspondent, Sabtu (24/6/2017).

Secara keseluruhan, GER 2017 menemukan bahwa negara-negara di Amerika Latin menduduki puncak daftar negara paling emosional ini. Catatan lain menyebut, negara-negara yang memiliki hubungan dengan Rusia dan pecahan Uni Soviet berada di batas emosi yang justru berlawanan.

Gallup menjajarkan Yaman, Turki, Irak, Belarus, dan Georgia sebagai lima besar negara di dunia dengan tingkat pengalaman positif terendah. Namun untuk negara dengan pengalaman emosi paling negatif di dunia jatuh kepada Irak.

Pencapaian ini diperolehnya selama lima tahun berturut-turut dari 2011. Mengekor di belakangnya ialah Sudan Selatan, Iran, Liberia dan Republik Afrika Tengah. Sementara negara dengan pengalaman emosi negatif terendah meliputi Kyrgyztan, Uzbekistan, Taiwan, Singapura, dan Rusia.

Lebih lanjut, Gallup menekankan kalau laporannya ini merupakan metrik untuk menangkap mood warga dunia setiap tahunnya. Survei ini, terangnya, bertujuan untuk membantu memberikan pemahaman tentang kejiwaan warga negaranya lebih baik lagi. Dengan kata lain, jajak pendapat ini berfungsi menjadi barometer tingkat makro untuk mengukur emosi dan perilaku masyarakat di suatu negara.

Di Irak misalnya, Gallup menemukan 63% warga diliputi kekhawatiran, 60% didera kekerasan fisik, 59% merasa tertekan, 57% dirundung kesedihan dan 49% lagi dipenuhi kemarahan. Di Yunani, dua per tiga penduduknya merasa hidup dalam tekanan hampir setiap hari. Kekhawatiran tertinggi tercatat di Republik Afrika Tengah sebesar 72% dan di Togo mencapai 71%.

Jajak pendapat tersebut menjaring 149 ribu responden dewasa untuk diwawancarai. Survei dilakukan di 142 negara pada 2016. Indeks emosi global ini terbagi dalam dua kategori yakni pengalaman positif dan negatif.

Kategori positif berkaitan dengan persepsi masyarakat tentang standard hidup mereka, kebebasan pribadi dan kehadiran di jejaring sosial. Secara keseluruhan 70% orang di dunia merasakan energi positif. Mereka mampu menikmati hidup, tersenyum, dan tertawa lepas menjalani kehidupan yang santai dan merasa diperlakukan secara terhormat.

Sedangkan kategori negatif mengacu kepada pengalaman mereka dalam masalah kesehatan dan kemampuan membeli makanan. Setiap kategori memuat lima pertanyaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini