China Tuduh Tentara India Menerobos ke Wilayahnya

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Selasa 27 Juni 2017 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 27 18 1725003 china-tuduh-tentara-india-menerobos-ke-wilayahnya-TrozUgAQDf.jpg Pos Nathu La yang terletak di perbatasan antara India dengan China (Foto: AFP)

BEIJING – Pemerintah China menuduh pasukan penjaga perbatasan India masuk ke wilayahnya secara ilegal. Beijing yakin pasukan penjaga perbatasan di Negara Bagian Sikkim yang berbatasan dengan Tibet, telah menyeberang ke wilayahnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Geng Shuang mengatakan, pasukan penjaga perbatasan India menghalangi aktivitas normal pasukan China yang berjaga di perbatasan. Dalam pernyataan resminya, Geng Shuang meminta agar pasukan India segera menarik diri.

Seperti dimuat Reuters, Selasa (27/6/2017), Geng mendesak India agar menghormati integritas teritorial China serta perjanjian perbatasan yang ditandatangani kedua negara. Ia menambahkan, China sudah melarang siapa pun melintasi pos perbatasan Nathu La yang berada di garis perbatasan Sikkim dengan Tibet.

Nathu La menghubungkan India dengan sejumlah tempat suci umat Hindu dan Buddha di kawasan Tibet. Lokasi tersebut juga menjadi panggung pertempuran berdarah antara tentara India dan China pada 1967. Kementerian Pertahanan China menyebut penerobosan tersebut mengancam keamanan di perbatasan.

“China sangat berdedikasi untuk mengembangkan hubungan bilateral dan dengan gigih akan mempertahankan hak-haknya yang sah. China berharap India tidak melakukan apa pun yang mempersulit isu perbatasan dan secara bersama-sama mempertahankan momentum relasi kedua negara,” bunyi pernyataan resmi Kementerian Pertahanan China.

Hubungan antara Negeri Tirai Bambu dan Negeri Bollywood cukup dingin akibat sengketa perbatasan jangka panjang. Dukungan China terhadap Pakistan, musuh India, juga menjadi faktor penyebab dinginnya hubungan kedua negara.

Pejabat-pejabat India juga tidak menghadiri KTT Jalan Sutra yang digagas China pada Mei yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan politik dan ekonomi di kawasan Asia Tengah. Karena itu, India tidak masuk dalam Jalur Sutra baru yang dirancang oleh Presiden China Xi Jinping.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini