nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perempuan AS Tidak Disarankan Naik Bajaj saat ke Sri Lanka

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 30 Juni 2017 05:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 29 18 1725918 perempuan-as-tidak-disarankan-naik-bajaj-saat-ke-sri-lanka-5kf73uybQB.jpg Kendaraan beroda tiga khas Sri Lanka yang mirip bajaj, Tuk-Tuk (Foto: The Star)

COLOMBO – Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Colombo, Sri Lanka, mengeluarkan peringatan bagi warganya, terutama kaum perempuan. Mereka yang hendak mengunjungi Sri Lanka disarankan untuk bepergian sendiri saat menggunakan tuk-tuk (sejenis bajaj) demi menghindari terjadinya kasus pelecehan seksual.

Peringatan tersebut dipampang pihak Kedubes AS di situs resmi mereka. Para perempuan disarankan untuk tidak menggunakan sarana transportasi terkenal sekaligus ciri khas Sri Lanka tersebut.

“Kedutaan Besar AS di Colombo menyadari terjadinya peningkatan insiden yang melibatkan pengendara tuk-tuk yang secara tidak senonoh menyentuh penumpang perempuan,” bunyi peringatan tersebut, mengutip dari The Star, Jumat (30/6/2017).

“Kami memohon para perempuan agar menghindari menggunakan tuk-tuk jika pergi sendirian di Colombo,” sambung peringatan tersebut.

Insiden pelecehan seksual, menurut Kedubes AS, sering terjadi di akhir perjalanan. Jika memang terpaksa menggunakan tuk-tuk, para perempuan diminta memfoto sang sopir atau plat nomor sebelum memulai perjalanan sebagai tindakan pencegahan.

Sebagai informasi, terdapat sekira 1,2 juta kendaraan roda tiga tersebut di Sri Lanka. Tuk-tuk sering digunakan karena transportasi umum di Sri Lanka bisa dikatakan tidak handal serta sering menumpuk penumpang hingga melebihi daya angkut.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini