nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Cara Pemprov Malut Cegah Abrasi di Pesisir Pantai Ternate

Agregasi Antara, Jurnalis · Senin 03 Juli 2017 11:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 03 340 1727242 begini-cara-pemprov-malut-cegah-abrasi-di-pesisir-pantai-ternate-NXiqPr1Qt5.jpg

TERNATE - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Maluku Utara segera membangun retaining wall (dinding pengaman) atau talut garis pantai pencegah abrasi terutama di jalan lingkar Kota Ternate.

"Guna mencegah terjadi abrasi di jalan lingkar pesisir pantai khususnya di Kelurahan Bula, maka sesuai dengan instruksi dan arahan gubernur untuk memerhatikan kawasan yang benar-benar penting," kata Kepala Disperkim Maluku Utara, Santrani Abusama, di Ternate, Senin (3/7/2017).

Menurut dia, tahun ini akan membangun talut pengaman garis bibir pantai untuk mencegah ancaman abrasi supaya tidak terjadi perluasan pada bibir pantai di pesisir Kelurahan Bula.

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan pembangunan dinding pengaman yang kini sedang dalam proses pembangunan itu, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemetaan sesuai dengan arahan konsultan perencanaan.

"Kami tinjau, kemudian disesuaikan dengan karakter daerahnya, baru dibangun, jadi dipakailah dinding pengaman," sambungnya.

Selain itu, menurut Santrani, selain dapat mengancam permukiman warga di kelurahan tersebut, abrasi yang terjadi juga mengancam salah satu aset kedaton Kesultanan Ternate yang berada tak jauh dari lokasi Pantai Bula.

Pada kawasan itu ada rumah adat Sultan Ternate yang memang tak jauh dari lokasi pantai. Sedangkan, paket pengerjaan dinding bangunan pengaman itu dikerjakan oleh bidang pelaksana Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Disperkim Malut.

Bangunan pengaman itu akan dibangun sepanjang 100 meter dengan ketinggian di atas dua meter, saat ini sudah selesai tahap pelelangan dan pekerjaan sepenuhnya siap dimulai.

Selain pembangunan di Kelurahan Bula, untuk Kota Ternate Disperkim setempat pada 2017 ini juga menganggarkan pembangunan bangunan pengamanan di sejumlah titik, seperti kawasan Perumahan Moya, Kulaba, Togafo, Sasa, serta di sejumlah daerah lain dalam wilayah Provinsi Maluku Utara.

Disperkim khususnya untuk program pembangunan jalan, jembatan dan bangunan pengaman pada tahun anggaran ini juga menganggarkan sejumlah paket pekerjaan pembangunan, baik akses jalan perumahan dan kawasan permukiman maupun bangunan pengaman tersebar di 10 kabupaten/kota.

"Semuanya memang jadi prioritas untuk dibangun, selain karena urgensi, juga untuk membuka akses layanan bagi masyarakat khususnya di wilayah-wilayah yang memang butuh perhatian sebagaimana arahan dan instruksi Gubernur Abdul Gani Kasuba," tutup dia.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini