nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puluhan Kali Beraksi di Bandung Raya, Komplotan Curanmor Unyil Cs Tertangkap Juga

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 05 Juli 2017 08:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 05 525 1728882 puluhan-kali-beraksi-di-bandung-raya-unyil-cs-tertangkap-juga-64PdJFvSb5.jpg

BANDUNG - 20 kali beraksi melakukan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), di wilayah Bandung raya, polisi akhirnya bekuk dua pelaku curanmor asal Garut.

Rizal (24) alias Alek alias Unyil, serta Danu Sopyan (36) alias Danu, dibekuk Unit Reskrim Polsek Cidadap, saat keduanya tengah akan beraksi melakukan pencurian di wilayah Cimbeuleuit, Kota Bandung belum lama ini.

Kapolsek Cidadap Kompol Jaya Hardianto, menututurkan, penangkapan kedua pelaku, berawal dari kecurigaan anggota serse yang tengah melakukan kegiatan patroli kring serse di wilayah Cimbeuleuit.

Petugas mencurigai adanya dua orang dengan menggunakan motor tanpa plat nomor, tengah tongkrongi salah satu rumah di kawasan elit tersebut.

Kemudian kedua pelaku terus dibuntuti oleh petugas. ‎Hingga akhirnya memberhentikan mereka. Saat diperiksa, diketahui bahwa kedua orang tersebut tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan. Pemeriksaan lebih lanjut kemudian dilakukan di Mapolsek Cidadap.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka itu mengaku bahwa saat itu akan melakukan pencurian sepeda motor. Mereka juga sudah berulangkali mencuri sepeda motor di wilayah hukum Polrestabes Bandung.

"Setelah keduanya mengakui perbuataan jajaran pun lakukan pengembangan pencarian barang bukti," ‎ungkap Jaya, Rabu (5/7/2017).

Dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Cidadap, AKP Rudhi Gindriansyah, polisi pun mencari barang bukti hasil curian, yang mana dari pemeriksaan pelaku, semua barang bukti tersebut, dijual ke masyarakat di wilayah Garut Selatan.

Dari hasil pengembangan, polisi berhasil amankan sebanyak 12 motor matic berbagai merek yang diambil dari beberapa warga yang bekerja sebagai tukang ojek.

"Sebagian sudah digunakan oleh tukang ojek, alhamdulillah mereka mau menyerahkan secara sukarela," katanya.

Modus operandi kedua pelaku, para pelaku mencari sepeda motor yang diparkir, ditinggalkan pemilik, kemudian merusak kunci dan dibawa lari. Biasanya itu dilakukan pada dini hari‎.

Setelah mencuri, sepeda motor tersebut dijual ke wilayah Garut Selatan. Penjualan dilakukan langsung kepada calon pemakai, tidak melewati penadah terlebih dahulu. Salah satu kalangan yang kerap menjadi target penjualan adalah pengemudi ojek‎.

Jaya menyebut, salah seorang pelaku juga yakni Unyil, merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama. Unyil diketahui baru menghirup udara bebas pada Desember 2016 kemarin, setelah dirinya di jebloskan polisi ke penjara.

Belasan kunci motor palsu dan beberapa kunci letter T serta kunci magnet sebagai alat yang digunakan pelaku untuk mencuri diamankan polisi sebagai barang bukti. Saat ini polisi masih mengejar satu orang lainnya, yang juga termasuk dalam komplotan curanmor tersebut.

‎"Mereka dijerat dengan pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman di atas lima tahun," tandasnya.

Dikirim dari ponsel cerdas BlackBerry 10 saya dengan jaringan IndosatOoredoo.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini