nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bandar Narkoba Jaringan Aceh Dibekuk Polisi saat Bawa 47 Kg Ganja

Djamhari, Jurnalis · Rabu 05 Juli 2017 22:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 05 525 1729561 bandar-narkoba-jaringan-aceh-dibekuk-polisi-saat-bawa-47-kg-ganja-fe0fzLdSRE.jpg Barang bukti ganja 47 kg (foto: Djamhari/Okezone)

BEKASI- Satuan Reserse Narkoba Polrestro Bekasi Kota berhasil mengamankan dua bandar narkoba jenis ganja dan sabu-sabu, berikut barang buktinya ganja, seberat 47 kg dan sabu-sabu sebanyak tiga paket sabu, seberat 10 gram.

"Tersangka yang kami amankan berinisial AS dan AL berikut barangbuktinya, didua lokasi berbeda diantaranya, Jalan Ciketing Kampung Rawa Mulya, Kelurahan dan Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, dan di Perumahan Bukit Cengkeh 2 Kelurahan Tugu Kelapa Dua, Cimanggis, Depok," ujar Waka Polrestro Bekasi Kota, AKBP Wijonarko, Rabu (5/7/2017) siang tadi.

Dia menjelaskan, awal mula penangkapan berawal saat anggota mendapat informasi masyarakat terkait seseorang yang dipercaya sebagai bandar narkoba di Jalan Ciketing Kampung Rawa Mulya, Kelurahan dan Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Sabtu (1/7) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kemudian, kata Wijonarko, dari informasi itu anggota Subnit 5 Unit III mencari orang yang telah diketahui ciri-cirinya, hingga anggota melakukan peyamaran untuk membeli narkotika. Alhasil, tersangka berinisial AS pun berhasil dibekuk dengan barang bukti satu bungkus sabu-sabu.

Sementara kata Wijonarko, berdasarkan hasil keterangan dan pengakuan AS, saat diintrogasi petugas mengatakan barang bukti narkoba yang ada dimilikinya itu didapat dari tersangka berinisial AL yang saat itu langsung dikembangkan anggota hingga akhirnya, berhasil diamankan tak jauh dari penangkapan AS.

"Pengembangan kami untuk menangkap tersangka AL dilakukan dirumahnya tanpa perlawanan, dan dari tangannya kami berhasil amankan barang bukti sabu-sabu seberat dua bungkus dan ganja seberat 7 kilogram," ungkap Wijonarko.

Lebih jauh, setelah berhasil ditangkap petugas yang juga melakukan Introgasi kepada tersangka AL, diakui Wijonarko, dia pun buka suara lagi terkait ganja miliknya didapatkan dari seorang bernama Usman. Sayang, saat pwngembangan untuk menangkap tersangka Usman yang bersangkutan sudah tak ditempat.

Akan tetapi, lanjut, Wijonarko, meski gagal menangkap DPO atasnama Usman yang tinggal di Perumahan Bukit Cengkeh 2 Kelurahan Tugu Kelapa Dua, Kecamatan Cimanggis, Depok, pihaknya berhasil mengamankan barangbukti lagi yakni, ganja seberat 40kg ditempat persembunyiannya tersebut.

"Kami dapatkan barangbukti 40kg ganja yang telah dipaket-paket dalam lakban coklat seberat 1 kilogram per bungkus. BB yang kami amankan ini berdasarkan keterangan AL yang mengaku, sengaja menyimpannya di lokasi itu," tutur Wijonarko.

Ditambahkan Wijonarko, dari hasil introgasi lanjutan kepada tersangka AL, diakui jik ganja yang dimilikinya itu berasal dari Aceh yang dikirim melalui kantor pos, pada dua minggu sebelum Lebaran dengan total sebanyak 84 kg.

"Total kiriman yang diterima tersangka AL diakui sebanyak 84kg hanya saja, sisanya sebanyak 37kg telah berhasil diedarkan sebelum dia ditangkap kepada pembelinya di wilayah Bekasi dan Depok," tambah Wijonarko.

Kini atas perbuatan tersangka bakal dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 111 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini