nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Volvo Bakal Punya Mobil Terbang?

Anton Suhartono, Jurnalis · Jum'at 07 Juli 2017 00:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 06 15 1730189 volvo-bakal-punya-mobil-terbang-ERBcTU9gc1.jpg Mobil terbang prototipe TF-X (Terrafugia)

STOCKHOLM - Perusahaan automotif konvensional menunjukkan ketertarikannya dengan bisnis mobil terbang. Setelah Toyota, kali ini perusahaan automotif China, Geely, dilaporkan mengakuisisi perusahaan mobil terbang Terrafugia. Demikian dikutip dari Motor1.

Geely diketahui sebagai pemilik merek mobil premium Swedia, Volvo. Tak menutup kemungkinan teknologi kendaraan terbang dari perusahaan starup Terrafugia diwariskan ke anak perusahaannya, Volvo.

Terrafugia sendiri sudah memiliki prototipe mobil terbang yang diberi nama Transition. Kendaraan dilengkapi dengan sayap lipat yang ditambahkan dengan empat roda. Di belakang terdapat baling-baling besar sebagai pendorong. Kabinnya mampu menampung dua orang.

Dari penggunaan sayap lipat diketahui mobil ini membutuhkan ruang lepas landas untuk bisa terbang, begitu pula saat mendarat. Berbeda dengan mobil yang menggunakan banyak baling-baling seperti drone yang memungkinkan melakukan lepas landas dan mendarat secara vertikal.

Terrafugia, perusahaan yang diisi oleh para ahli lulusan Massachusetts Institute of Technology (MIT), Boston, Amerika Serikat, juga sedang mengembangkan mobil terbang keduanya yang diberi nama TF-X.

Berbeda dengan Transition, mobil terbang TF-X menggunakan baling-baling seperti helikopter. Kemungkinan besar Geely mengincar proyek TF-X untuk diekembangkan ke tahap selanjutnya.

Terrafugia sendiri menargetkan mobil terbangnya akan masuk ke produksi massal dalam 10 tahun. Hal yang jelas perusahaan harus bisa melobi Badan Penerbangan Federal (FAA) untuk mengklasifikasikan mobil terbang TF-X dalam kategori light sport aircraft. Dengan begitu akan lebih mudah bagi pembeli kendaraan ini untuk mendapatkan lisensi pilot.

Sebelumnya Toyota menunjukkan ketertarikannya menggarap mobil terbang dengan mendukung komunitas Cartivator. Toyota rela menggelontorkan dana besar selama tiga tahun ke depan kepada Cartivator untuk membantu proses pengembangan mobil terbang.

Rencananya, mobil yang diberi nama SkyDrive akan diperkenalkan pada akhir 2018, tapi statusnya masih prototipe. Jika berhasil, nantinya kendaraan ini akan diluncurkan bersamaan dengan perhelatan Olimpiade Tokyo pada 2020.

(Skydrive/Cartivator)

Tidak hanya itu, kendaran ini akan digunakan juga sebagai pengantar api untuk menyalakan obor. Mobil ini memiliki panjang 2.900 milimeter, lebar 1.300 mm, dan tinggi 1.100 mm dengan tiga roda. Ukuran SkyDrive cukup mungil sehingga hanya bisa menampung satu orang.

SkyDrive dapat terbang dengan kecepatan 100 kilometer per jam dengan ketinggian 10 meter. Di darat, mobil ini bisa berlari hingga kecepatan 150 km/jam.

(ton)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini