nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bejat! Kakek Ini Cabuli 12 Bocah di Kebayoran Lama

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Jum'at 07 Juli 2017 14:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 07 338 1730920 bejat-pria-ini-cabuli-12-bocah-di-kebayoran-lama-GimrO8b9KA.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Seorang kakek berusia 60 tahunan, Zul alias Babe dibekuk polisi karena diduga mencabuli belasan bocah di kawasan Peninggaran, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Adapun korban pencabulannya itu rata-rata berusia 5 hingga 8 tahunan.

Wakapolsek Metro Kebayoran Lama, AKP Budi Sutiyono mengatakan, pihaknya telah membekuk Babe. Adapun modus pelaku ini adalah dengan cara mengajak anak-anak untuk ikut membantunya berjualan di pasar malam dekat rumahnya.

"Jadi anak-anak kecil itu diajak pelaku berdagang, tapi korban malah dicabuli oleh pelaku. Pelaku ini berjualan dengan menggunakan mobil, dalam mobil itulah perbuatan keji itu dilakukan pada korbannya," terang Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/7/2017).

Menurut Budi, kebanyakan korban tinggal tak jauh dari rumah pelaku, aksi bejat itu juga disadari orangtua korban. Baru saat ada sejumlah anak yang merasakan sakit dan berdarah di bagian kelaminnya, korban tersebut bercerita tentang peristiwa pencabulan yang dialaminya itu kepada orangtuanya.

Dia menerangkan, untuk memudahkan perbuatan cabulnya itu, pelaku memberikan korban uang sebesar Rp2.000. Dari hasil penyelidikan, anak-anak yang menjadi korban pencabulannya berjumlah 12 orang.

"Namun, tidak semuanya melapor ke polisi, hanya enam anak yang melapor, rata-rata korban berusia 5-8 tahun. Pelaku kami jerat dengan pasal perlindungan anak," tuturnya.

Budi menjelaskan, dari hasil visum pada korban, terdapat luka lecet pada kemaluannya. Polisi pun terus mengembangkan kasus yang dilakukan Babe tersebut hingga saat ini.

Sementara itu, Babe mengaku, melakukan perbuatannya itu karena tak tahan menahan hasrat seksualnya. Namun, dia tak mau bila disebut paedofil karena sebelumnya dia telah berumah tangga dan memiliki dua orang anak.

"Itu karena istri saya meninggal 14 tahun lalu, sekitar tahun 2002. Makanya saya tak ada pelampiasan (hasrat seksual) lagi," katanya.

Dia menambahkan, aksi bejatnya itu baru dilakukan selama sebulan lebih. Dia juga mengaku, sudah melakukan hal itu sebanyak 10 kali pada anak yang berbeda. Dia pun mengaku khilaf dan menyesal melakukan perbuatan bejat tersebut.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini