nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada! Aksi Kejahatan dengan Pecah Kaca Mobil Kembali Marak

Agregasi Antara, Jurnalis · Sabtu 08 Juli 2017 02:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 07 340 1731518 waspada-aksi-kejahatan-dengan-pecah-kaca-mobil-kembali-marak-GJmJVDnGG1.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

REJANG LEBONG - Aksi kejahatan dengan modus memecahkan kaca mobil guna mengambil barang berharga di Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, sepekan belakangan kembali marak.

Pantauan di lapangan aksi kejahatan pecah kaca ini dialami oleh Indra Praja Kusuma Wijaya PNS Pemkab Rejang Lebong yang sedang menjalankan ibadah salat Jumat 7 Juli 2017 sekira pukul 12.50 WIB, kaca mobil miliknya merek Toyota Kijang pelat BG 1097 HN dipecahkan kawanan pencuri guna mengambil tas yang ada di dalamnya.

Sedangkan kasus serupa sebelumnya Kamis 6 Juli 2017 dialami Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A PPKB) Rejang Lebong, Nunung Tri Mulyanti, saat sedang memarkir kendaraannya di Jalan MH Tamrin Kelurahan Air Rambai. Akibat kejadian korban kehilangan tas yang berisikan sejumlah barang berharga.

Menurut keterangan Indra Praja Kusuma Wijaya usai melapor ke Polres Rejang Lebong, mobil Kijang miliknya itu tengah diparkir di bahu Jalan Sukowati Curup tepatnya di depan kantor DP3A PPKB setempat yang posisinya berseberangan dengan Masjid Agung Baitul Makmur tempatnya melaksanakan salat Jumat.

Pelaku memecahkan kaca mobilnya di bagian tengah sebelah kiri, kejadian itu baru disadarinya ketika hendak pulang ke rumahnya. Dia terkejut, karena kaca pintu tengah sebelah kiri mobilnya sudah pecah.

"Pelakunya mengambil tas milik teman saya yang dititipkan di dalam mobil. Tas itu milik teman saya di kantor, di mana isinya foto kopi berkas-berkas pekerjaan di kantor," katanya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong AKP Chusnul Qomar mengatakan, pelaku kejahatan pecah kaca tersebut saat ini masih dalam pengejaran petugas. "Setelah mendapatkan laporan dari korban, petugas langsung menuju tempat kejadian perkara. Pelakunya diperkirakan lebih dari satu orang dan saat ini dikejar petugas. Kemungkinan besar pelakunya adalah orang yang sama dengan kejadian sebelumnya," ujar Chusnul Qomar.

Untuk itu dia mengimbau kalangan masyarakat daerah itu agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil, karena dapat mengundang pejahat melakukan aksinya.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini