nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ya Ampun! Pengelola Tidak Jelas, Terminal Imogiri Terbengkalai

krjogja.com, Jurnalis · Jum'at 07 Juli 2017 13:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 07 510 1730884 ya-ampun-pengelola-tidak-jelas-terminal-imogiri-terbengkalai-9xW8175pbj.jpg Terminal Imogiri terbengkalai (Foto: KRjogja)

BANTUL - Belum jelasnya pengelolaan terminal di Imogiri mengakibatkan bangunan diatas lahan seluas 1,8 hektare dibiarkan mangkrak. Meski desain awal bangunan itu sebagai terminal, namun hingga kini lokasi tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Berbagai upaya sudah dilakukan agar bangunan berfungsi, tetapi hingga kini belum membuahkan hasil.

Bahkan pada 31 Mei 2017 lalu, Lurah Desa Imogiri, Sunardi dan jajarannya beraudiensi dengan bupati menanyakan kejelasan masa depan terminal itu. Dalam pertemuan itu, Bupati Bantul H Suharsono menginstruksikan persoalaan diselesaikan dinas yang waktu itu hadir di antaranya, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU PKP), Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Pemdes serta dari Tata Ruang. Namun, setelah pertemuan itu hingga saat ini Pemerintah Desa Imogiri sendiri belum tahu tindak lanjutnya.

Lurah Desa Imogiri, Sunardi didampingi Carik Desa Imogiri, Sigit Nugroho Kamis kemarin menjelaskan lokasi pendirian bangunan terminal itu merupakan tanah pelungguh milik pamong Desa Imogiri. Namun sejak 2008 sudah disewa pemerintah Bantul.

"Waktu itu sewa lahan Rp15 juta/bulan/satu hektare dan naik enam persen setiap tahunnya. Kesepakatan menyewa dengan Desa Imogiri secara keseluruhan mencapai 5,6 hektare. Termasuk lokasi Pasar Imogiri yang sekarang dengan jangka waktu 20 tahun," papar Sunardi, sebagaimana disitat dari laman KRjogja, Jumat (7/7/2017).

Sigit menjelaskan, Desa Imogiri sebagai pemilik wilayah, merasa prihatin dengan kondisi sekarang ini. Selain tidak berfungsi, bangunan tersebut juga sudah rusak dan tidak terawat dengan baik.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini