nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

VIDEO: Gegara Bawa Adik Beli Camilan, Ayah Pukul Anak seperti Kesetanan

Silviana Dharma, Jurnalis · Minggu 09 Juli 2017 18:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 09 18 1732133 video-gegara-bawa-adik-beli-camilan-ayah-pukul-anak-seperti-kesetanan-I8gtj69PZK.jpg Ayah lempar anak perempuan. (Foto: Weibo)

JIANGSU – Sebuah kamera pengawas (CCTV) di suatu supermarket di Shuyang County, Provinsi Jiangsu merekam kejadian mengerikan. Video tersebut dalam sekejap saja menjadi viral di jagat maya, khususnya ramai diperbincangkan di kalangan warganet China.

Seorang anak perempuan berinisiatif membawa adik laki-lakinya pergi membeli camilan di supermarket. Tak lama, ayahnya datang. Namun bukannya merangkul atau membelai lembut, pria itu malah menampar putrinya.

Keras sekali hingga anak itu tak berkutik. Ayahnya seperti kesetanan, terus saja melempar bogem mentah, mengeplak kepala anak tersebut.

Dia menghalau setiap pukulan dengan kedua tangannya yang kurus, tetapi kemarahan sang ayah tak terbendung. Entah apa yang dipikirkan pria tersebut, dia kemudian mengangkat satu kaki anaknya, dan melempar dia dalam posisi terbalik hingga menghantam ke tempat sampah besar berwarna kuning.

Sumber: Youtube/Multi Media

Yakin anaknya belum jera dengan pukulan bertubi-tubi itu, dia banting anaknya ke sudut lain dan memukulinya dengan sapu. Ia tak berhenti sampai sejumlah pengunjung datang dan menjauhkan dia dari putrinya.

Melansir Shanghaiist, Minggu (9/7/2017), kejadian itu disaksikan oleh adik korban. Ketika para pengunjung tampak menasihati ayah dua anak tersebut, korban tertatih-tatih keluar dari kerumunan. Dia mengajak adiknya menjauh, tetapi anak itu terlalu syok.

Pada akhir video, pelaku mengikuti anaknya berjalan pergi. Namun sebelum keluar, dia memarahi juga putranya sambil menunjuk-nunjuk wajahnya.

Kasus ini berujung ke ranah hukum. Polisi mengungkap, ayah pemarah itu bermarga Wei, dan akan ditahan selama 14 hari. Tidak diketahui perihal setelah dua pekan, dia akan dibebaskan atau bagaimana nasib anak-anaknya setelah kejadian.

Polisi setempat menjelaskan, Wei kemungkinan tertekan setelah bercerai dengan istrinya dan harus merawat kedua anak tersebut sendirian. Dia panik ketika menyadari kedua anaknya keluar tanpa meminta izin darinya.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini