nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

26.188 Peserta Perebutkan Kursi untuk Bisa Kuliah di Undip

Agregasi Antara, Jurnalis · Minggu 09 Juli 2017 14:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 09 65 1732007 26-188-peserta-perebutkan-kursi-untuk-bisa-kuliah-di-undip-oyAfcdnYJQ.jpg Foto: Ilustrasi Okezone

SEMARANG - Sebanyak 26.188 peserta berebut kursi untuk bisa berkuliah di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melalui jalur Ujian Mandiri (UM) yang berlangsung serentak di 19 daerah.

"Sebenarnya ada 21 kota tempat penyelenggaraan UM Undip. Ditambah Bekasi, Tangerang, dan Cibubur," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip Prof Muhammad Zainuri di Semarang, baru-baru ini.

Namun, kata dia, pelaksanaan UM Undip di tiga kota itu dipusatkan di Jakarta sehingga praktis hanya ada 19 kota penyelenggaraan UM Undip secara serentak yang digelar pada 8 Juli ini.

Menurut dia, penyelenggaraan UM Undip yang dilakukan di berbagai daerah itu untuk memudahkan peserta melaksanakan ujian sehingga meningkatkan efisiensi pembiayaan bagi peserta ujian.

"Ya, kan peserta ujian tidak perlu mengeluarkan biaya untuk melaksanakan ujian tertulis UM Undip di Semarang. Tetapi, bergantung tempat tinggal dengan memilih 19 lokasi itu," katanya.

Untuk jalur UM, kata dia, Undip menyediakan sebanyak 2.200 kursi di berbagai fakultas yang diperebutkan oleh sebanyak 26.188 pendaftar yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dari 26.188 peserta itu, ia menyebutkan terbagi dalam peserta bidang sains dan teknologi (saintek) sebanyak 16.895 orang dan sosial humaniora (soshum) sebanyak 9.293 orang.

"Alhamdulillah, pelaksanaan UM Undip tahun ini berlangsung dengan lancar. Tidak ada kendala berarti," kata Guru Besar Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan (FPIK) Undip tersebut.

Akan tetapi, kata dia, tadi ada salah satu peserta yang dilaporkan salah membaca informasi sehingga salah tempat dalam melaksanakan ujian mandiri yang seharusnya berlangsung di Jakarta.

"Begini, dia mendaftarnya di Jakarta sehingga tesnya harusnya di Jakarta. Tetapi, tidak membaca betul kartu ujian sehingga datang ke Semarang. Ya, kami tetap melayani," katanya.

Selain efisiensi, kata dia, penyelenggaraan UM Undip di berbagai daerah itu juga untuk menggali dan pemetaan potensi calon mahasiswa di daerah-daerah dengan melihat indikatornya.

Zainuri menambahkan pada jalur mandiri Undip juga memberikan kesempatan kepada peserta yang berasal dari kelompok afirmasi, terutama anak petani dan nelayan untuk mendaftar.

"Ya, penghasilan orang tua kan tidak menentu. Kami tetap fasilitasi dan berikan kesempatan untuk menyertakan data yang benar untuk bisa masuk dalam kelompok afirmasi," katanya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini