nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duh, Putus Asa Pemicu Maraknya Kasus Bunuh Diri di Wilayah Ini

krjogja.com, Jurnalis · Senin 10 Juli 2017 15:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 07 10 510 1732706 duh-putus-asa-pemicu-maraknya-kasus-bunuh-diri-di-wilayah-ini-VVwnZBleV0.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

WONOSARI - Angka bunuh diri di Gunungkidul, DIY selama enam bulan (satu semester) tahun ini cukup tinggi. Kepolisian Gunungkidul mencatat terdapat 22 warga nekat mengakhiri hidup (suicide). Dari jumlah tersebut ditemukan 20 orang tewas dan dua berhasil diselamatkan.

Dari seluruh kasus yang terjadi, mereka mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, sedangkan 2 korban diselamatkan dengan mencebur sumur di kedalaman 20 meter. Korban terakhir pada Sabtu 8 Juli 2017 menimpa Tumini (65) warga Desa Bleberan, Playen.

"Dibandingkan angka kejadian pada enam bulan tahun lalu, kini cukup tinggi dengan rata-rata tiap bulan hampir empat kasus," kata Panit Humas Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino, dikutip dari KRjogja, Senin (10/7/2017).

Dari jumlah tersebut digolongkan dalam tingkat umur korban terbanyak masih pada kriteria usia antara 70- 85 tahun dan termuda 26 tahun. Sementara penyebab korban nekat mengakhiri hidup untuk usia 70-85 tahun akibat putus asa lantaran menderita sakit tidak kunjung sembuh, 16 orang lantaran depresi dan satu korban lain akibat tekanan ekonomi dan lainnya dalam penyelidikan.

Dari sebanyak 20 orang tewas diketahui satu laki-laki usia muda nekat mengakhiri hidup lantaran putus asa akibat gagal menikah.

"Berbagai upaya tengah kita lakukan untuk menekan jumlah korban bunuh diri baik dengan mengoptimalkan Bintara Pembina Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) maupun pemuka masyarakat," imbuhnya.

Diakuinya, upaya menekan terjadinya bunuh diri bukan mutlak menjadi tanggungjawab kepolisian. Karena itu pihaknya menggalang kerja sama dengan seluruh pihak. Selain dengan pemkab, kepolisian juga mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mencegah bunuh diri tersebut.

Bila dilihat dari data kejadian setiap tahun, jumlah kasus bunuh diri pada tahun ini cukup tinggi. Rentang waktu baru berjalan 6 bulan sudah terjadi 22 kasus dengan rata-rata tiap bulan hampir terjadi 3-4 kasus. Padahal tahun 2015 lalu yang dinilai cukup tinggi, selama satu tahun hanya 33 kasus. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya tercatat sebanyak 24 kasus.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini