Image

Dilarang Maju di Pilgub Jatim, Khofifah: Mungkin Mas Imin Khilaf

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa, 11 Juli 2017 - 20:37 WIB
Mensos RI Khofifah Indar Parawansa (Foto: Antara) Mensos RI Khofifah Indar Parawansa (Foto: Antara)

JAKARTA - ‎Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa menilai, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tengah khilaf lantaran telah melarang dirinya untuk tidak maju di kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur pada 2018 mendatang.

Menurut Khofifah, Cak Imim -sapaan akrabnya- seharusnya menghormati proses demokrasi dan konstitusi yang telah diatur PKB.

"Oalah mungkin Mas Imin khilaf. Karena kalau PKB orang muda komitmen untuk mengusung demokrasi itu kuat. Saya rasa Mas Imin pasti memahami regulasi dari konstitusi kita. Mas Imin pasti memahami regulasi-regulasi konstitusi kita. UU kita," kata Khofifah di Kompleks Istana Kepresidenan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

Ketua Muslimat Nahdlatul ‎Ulama (NU) kemudian menyindir Cak Imin sedang galau dan risau lantaran memiliki keinginan untuk mewarnai kontestasi Pemilu 2019 dengan menjadikan Jawa Timur sebagai basis suara.

"Kalau pernyataan itu betul dia (Cak Imin) sempat khilaf. Tapi mungkin juga Mas Imin mau siap-siap berproses di 2019. Kalau gitu nggak usah galau, nggak usah risau. (Karena) 2019 itu masih jauh. Jadi ya wajarlah mau siap-siap ancang-ancang," jelas Khofifah.

Khofifah mengaku, tak mengerti dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Ketua Umum PKB tersebut. Kendati demikian, ia mengaku tetap menghormati Cak Imin lantaran telah berteman cukup lama.

"‎Saya juga nggak ngerti kenapa Mas Imin ngomong begitu," tutup Khofifah sambil belum memutuskan maju di Pilgub Jatim.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan sudah bulat memberikan 'tiket politik' kepada Saifullah Yusuf (Gus Ipul)

Cak Imin mengaku sudah berkomunikasi dengan Jokowi agar tidak mengizinkan Khofifah mencalonkan diri pada Pilgub Jawa Timur. Sebaiknya Khofifah tetap menjadi Menteri Sosial (Mensos), terlebih lagi sosok yang diusung PKB juga sama-sama kader Nahdlatul Ulama (NU).

"Sudah sampaikan ke Presiden bahwa Jawa Timur adalah satu-satunya provinsi yang Nahdlatul Ulamanya (NU) kuat. Kalau bisa Bu Khofifah tidak usah diizinkan (jadi Cagub Jatim), jadi menteri saja," katanya.

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming