nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditinggal Hajatan, Rumah Sukanang Ludes Terbakar

krjogja.com, Jurnalis · Selasa 11 Juli 2017 14:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 11 512 1733610 ditinggal-hajatan-rumah-sukanang-ludes-terbakar-P1FsSk7G0q.jpg rumah warga ludes terbakar (Foto: KRjogja)

PURWOREJO - Rumah milik Sukanang (30) di RT 01/RW 05 Dusun Tepus Desa Somorejo Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah ludes terbakar, Senin siang kemarin. Kebakaran rumah berdinding bambu itu terjadi ketika pemiliknya sedang pergi membantu persiapan acara hajatan di rumah tetangganya.

Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran itu karena rumah dalam keadaan kosong. Namun terpencilnya lokasi menyebabkan api tidak dapat dikendalikan.

“Saya dan keluarga berangkat dari rumah sekitar pukul 11.00, lalu jam 12.00 dikabari tetangga kalau rumah terbakar,” ungkap Sukanang, seperti dikutip dari laman KRjogja, Selasa (11/7/2017).

Ketika korban pulang sampai di rumahnya, api sudah kadung membesar dan melalap habis rumah berukuran 9 x 12 meter itu. Sejumlah warga berusaha memadamkan api dengan ember dan air sumur, namun gagal.

Kobaran api pun padam dengan sendirinya setelah rumah Sukanang ambruk dan habis jadi arang. Tidak ada satupun benda berharga yang berhasil diselamatkan dari rumah itu. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp70 juta.

Sukanang, istrinya Bunyanah (29) dan Muhammad Zidan (6), kini terpaksa tinggal di tenda darurat. Warga dibantu anggota Polsek Bagelen, Koramil Bagelen, BPBD Bagelen, komunitas Berita Purworejo Terbaru, Paguyuban Warga Bagelen kerja bakti membersihkan sisa kebakaran.

Rencananya, warga akan mendirikan bangunan di tanah bekas bencana itu. “Alhamdulillah dapat bantuan dari Dinas Sosial Purworejo, komunitas media sosial dan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, Edi Purwanto mengemukakan, berdasar informasi, api bersumber dari sisa pembakaran tungku memasak. “Mungkin bara api masih menyala, akhirnya merambat membakar kayu bakar dan rumah itu,” katanya.

Edi mengimbau masyarakat yang masih memasak menggunakan kayu bakar untuk waspada sebelum pergi meninggalkan rumah. “Selesai memasak, pastikan api betul-betul padam, kalau perlu siram dengan air. Tidak hanya itu, pemilik juga wajib mencabut stop kontak alat eletronik sebelum meninggalkan rumah,” tandas Edi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini