Image

Rektor Terpilih Universitas Halu Oleo Diduga Plagiat Karya Ilmiah

Asdar Zuula, Jurnalis · Rabu 12 Juli 2017, 16:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 12 65 1734663 rektor-terpilih-universitas-halu-oleo-diduga-plagiat-karya-ilmiah-uuiBLeMB5Y.jpg Foto: Asdar/Okezone

KENDARI - Calon Guru Besar, yang terpilih menjadi Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. Muhammad Zamrud Firihu, diduga melakukan plagiat karya ilmiah pada sejumlah jurnalnya.

Salah satu jurnal yang diduga diplagiat calon guru besar UHO ini, telah diterbitkan ARPN Of Jurnal Engeneering and Aplied Science, Vol. 11, No. 19, October 2016, Halaman 11595-11598 Tahun 2016.

Dugaan plagiat ini, diprotes puluhan guru besar UHO, dengan berbagai aksi hingga menyurati pemerintah pusat agar diusut tuntas.

Menurut salah seorang guru besar Prof. La Rianda, protes yang mereka lakukan untuk mempertahankan citra UHO sebaga lembaga pendidikan.

"Karena kalau ini sudah runtuh, sudah tidak ada maknanya seorang dosen itu mengajar dan membimbing disertasi, tesis, skripsi. Karena sudah tidak ada nilai kejujuran" jelas Rianda.

Perjuangan melawan plagiat karya ilmiah yang dilakukan saat ini, para guru besar UHO, menurut Rianda, adalah imbauan moral.

"Ini terlepas dari persoalan pelantikan. Kami hanya menginginkan pimpinan Universitas Halu Oleo itu, siapapun dia, itu tidak tercemar namannya karena plagirsme, karena dialah panutan seluruh warga UHO, sebagai contoh tauladan," tegas Rianda.

Prof Zailili, yang juga seorang guru besar UHO, berpendapat sama. Menurut Zalili, dalam meningkatkan sumber daya manusia, perguruan tinggi itu harus mempunyai tanggung jawab yang besar, karena mutu pendidikan menjadi bagian penting di republik ini.

"Kalaupun ada perbuatan-perbuatan yang tercela seperti ini, menurut kami (guru besar UHO) itu memang sangat luar biasa. Apalagi ada aturan, ada undang-undang, ada kepmen dan lain sebagainya" jelas Zalili.

Lanjut Zalili, dalam kepmen, bagi calon rektor itu tidak bisa plagiator. Baginya, hal ini memiliki dampak, di beberapa universitas lain di Indonesia, pada akhirnya usulan guru besar itu dihentikan, karena perbuatan seseorang melakukan plagiat.

"Itukan dampaknya sangat luar biasa itu, bagi sebuah lembaga pendidikan" tegasnya.

Dampak negatif lainnya, menurut Zalili, nama baik Univesitas Halu Oleo di tengah-tengah universitas lainnya di Indonesia.

"Sebuah universitas besar di Sulawesi Tenggara, sebuah universitas yang kita hormati lantas tidak memberikan contoh yang baik"

Para Guru besar UHO telah bersepakat, hal ini tidak bisa dibiarkan. Kasus plagiat diduga dilakukan calon guru besar, yang telah terpilih sebagai Rektor Universitas Halu Ole, Dr. Muhammad Zamrud Firihu, harus segera diselesaikan. Menurutnya, aturan harus dijalankan seadil-adilnya kepada siapapun.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini