Image

Tak Tahan Panas Jadi Alasan Alat Lab di Unsyiah Meledak

Rayful Mudassir, Jurnalis · Senin, 17 Juli 2017 - 20:21 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

BANDA ACEH – Laboratorium Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, meledak. Menurut korban, ledakan terjadi akibat tabung yang digunakan diduga tak kuat menahan panas hingga melukai dua orang.

Nurul Agustian, mahasiswa semester VIII yang ikut dalam riset tersebut mengungkapkan, saat itu tim riset sedang merangkai alat dan melakukan pemanasan pada tabung. Namun, alat yang digunakan meledak tidak lama setelah dipanaskan.

“Sedang riset penyerapan merkuri. Tapi saat masih melakukan pemanasan, alatnya mungkin tidak tahan (panas), udah kemudian meledak,” kata Nurul kepada wartawan, Senin (17/7/2017).

Nurul mengalami luka di bagian pelipis sebelah kanan akibat serpihan kaca. Sedangkan seorang korban lagi, Aklim mengalami luka di bagian telinga dan tangan. Keduanya telah diizinkan pulang oleh pihak Rumah Sakit Princess Nayef bin Abdul Aziz, Universitas Syiah Kuala.

Sementara itu, Kepala Laboratorium, Erlidawati mengatakan riset tersebut dilakukan oleh tiga mahasiswa dan Profesor Aklim sebagai ketua tim. Ia menyebut kesalahan terjadi saat sedang pemanasan dalam tabung lab.

“Tiga orang mahasiswa (ikut riset), yang kena percikan kaca yakni Prof Aklim yang melakukan penelitian dan mahasiswa bimbingan,” kata Erlidawati.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming