nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hiruk Pikuk saat Hari Pertama Masuk Sekolah

Taufik Budi, Jurnalis · Senin 17 Juli 2017 12:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 17 65 1737907 hiruk-pikuk-saat-hari-pertama-masuk-sekolah-U1qHNrskQP.jpg Foto: Taufik Budi

SEMARANG - Pagi ini menjadi waktu yang sangat sibuk bagi sebuah keluarga kecil di Pudakpayung, Semarang, Jawa Tengah. Setelah sekira satu bulan libur lebaran sekaligus kenaikan kelas, anak-anak harus kembali ke sekolah melanjutkan studinya.

Bila sebelumnya mereka masih malas-malasan untuk bangun, namun sangat berbeda dengan pagi tadi. Anak-anak yang masih pulas langsung dibangunkan ibunya agar tak terlambat sekolah. Setelah itu, sang ibu kembali ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi.

"Dik Nurul sudah salat subuh? Jika sudah selesai bantuin motong kangkung ya. Mas Wisang segera mandi, biar nanti tidak terlambat sekolah," teriak Enih Nurhaeni, dari dapur sembari menanak nasi, Senin (17/7/2017).

Dua anak itu bergegas mengikuti perintah orangtuanya. Nurul Azizah yang baru naik kelas IV SD segera mengambil seikat kangkung yang akan ditumis sebagai menu sarapan pagi. Sementara kakaknya, Wisanggeni, yang baru lulus SD langsung mengambil handuk untuk mandi.

Tepat pukul 06.00 WIB, kedua anak itu telah siap dengan pakaian untuk ke sekolah. Nurul Azizah mengenakan seragam putih-merah, sementara Wisanggeni memakai baju kemeja biasa karena belum mendapatkan seragam SMP.

"Makannya agak cepat, biar enggak terlambat. Mestinya jam 6 pagi itu sudah berangkat, takutnya nanti macet. Ini kan awal masuk sekolah, jadi lalu lintas pasti ramai," ujar Enih yang baru selesai mandi.

Ibu beserta dua anak itu dengan cepat menyelesaikan makan pagi agar bisa segera berangkat ke sekolah. Sementara di halaman rumah, Nurcahyanto, menyiapkan dan memanasi mesin kendaraan untuk mengantar istri dan anak-anaknya.

"Anak-anak kebetulan di satu sekolah yang sama yaitu SDIT Assalamah Ungaran. Istri juga mengajar di sana. Jadi bisa langsung sekali antar. Semoga nanti tidak macet di jalan," tuturnya singkat.

Setelah menempuh perjalanan sekira 10 menit dan menembus padatnya arus lalu lintas, mereka tiba di sekolah yang terletak di tepi Jalan Semarang-Solo tersebut. Sudah banyak pelajar yang tiba terlebih dahulu sehingga kendaraan pengantar memadati area parkir.

Dua pelajar ini pun segera berlari dan bersalaman dengan teman-temannya setelah lama tak bertemu. Mereka terlihat sama-sama kebingungan mencari ruang kelas baru yang bakal ditempati untuk belajar hingga setahun ke depan.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini