Rival Boikot Debat Kandidat, Cawapres Kenya Ini Tampil Sendirian

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Rabu 19 Juli 2017 02:08 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 18 18 1739455 rival-boikot-debat-kandidat-cawapres-kenya-ini-tampil-sendirian-nCHfWltB8s.jpg Eliud Muthio Kariara tampil sendirian dalam debat kandidat karena lima orang lainnya memboikot acara tersebut (Foto: Youtube)

NAIROBI – Debat kandidat adalah ajang yang tepat bagi pemilih untuk mengetahui calon yang akan dipilihnya kelak. Akan tetapi, apa jadinya jika hanya satu orang kandidat yang muncul dalam debat? Kekecewaan tersebut yang harus dirasakan warga Kenya.

Dari enam calon Wakil Presiden (Cawapres) Kenya, hanya satu orang yang datang dalam acara yang disiarkan langsung tersebut. Alhasil, kandidat bernama Eliud Muthiora Kariara itu tampil sendirian tanpa lawan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh dua moderator dan penonton.

Alasan kelima kandidat lain tidak hadir masih belum jelas. Akan tetapi, beberapa di antaranya sempat mengajukan protes karena format debat yang dianggap tidak cocok. Pemegang hak siar diketahui berencana menghadirkan enam kandidat yang dianggap tidak berpeluang menang terlebih dahulu untuk berdebat, sebelum dua calon dari partai besar saling berhadapan.

Para calon yang tidak hadir itu sudah menandatangani surat yang menginginkan agar debat kandidat langsung menampilkan kedelapan calon. Para kandidat kemudian akan saling mengutarakan pemikirannya secara simultan, bukan seperti format yang diusulkan pemegang hak siar.

“Sudah jelas bahwa kami akan ambil bagian dalam debat kandidat yang menampilkan seluruh kandidat bersama,” ujar calon Presiden Kenya Ekuru Aukot yang pasangannya tidak hadir, mengutip dari Voanews, Rabu (19/7/2017).

Ia juga menolak laporan dari media setempat bahwa sejumlah kandidat terlambat datang sehingga tidak diizinkan masuk. Ekuru mengatakan, semua bagian dari debat itu sudah didokumentasikan dan memperlihatkan para peserta datang tepat waktu.

Penyelenggara debat, Debate Media Limited, mengaku sudah memberi tahu seluruh kandidat secara tertulis. Namun, satu orang kandidat malah mengajukan gugatan ke pengadilan karena merasa harus berbagi podium debat dengan dua orang kandidat dari partai besar.

Selain harus memilih presiden, warga Kenya tahun ini juga akan memilih legislator dan senator pada 8 Agustus mendatang. Presiden petahana Uhuru Kenyatta diprediksi akan mendapat perlawanan kuat dari tokoh oposisi senior Raila Odinga. Calon wakil presiden dari kedua pasangan tersebut lah yang sedianya saling dihadapkan dalam sesi berbeda dengan enam kandidat lain.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini