nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suami Ingin Anak Laki-laki, Istri Tewas karena Terlalu Banyak Aborsi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 19 Juli 2017 17:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 19 18 1739860 suami-ingin-anak-laki-laki-istri-tewas-karena-terlalu-banyak-aborsi-GJeWJ0d0tx.jpg Ilustrasi.

SHENGAN - Dalam adat lama China, anak laki-laki biasanya lebih diinginkan dibandingkan anak perempuan. Seorang istri yang tidak mampu melahirkan seorang putra biasanya dipandang rendah oleh keluarga suaminya.

Tradisi inilah yang menyebabkan nasib tragis yang dialami oleh YueYue, seorang perempuan dari Kota Shengan, di Wuhu, Provinsi Anhui. Ibu dari seorang putri itu baru-baru ini meninggal setelah melakukan empat kali aborsi hanya dalam jangka waktu satu tahun.

Atas permintaan suaminya yang menginginkan seorang putra, YueYue melakukan pemindaian ultrasound untuk mengetahui jenis kelamin jabang bayinya setiap kali dia mengandung. Saat diketahui dia mengandung bayi perempuan, suami YueYue akan memaksanya melakukan aborsi.

Diwartakan AsiaOne, Rabu (19/7/2017), setelah menjalani aborsi dalam waktu satu tahun, kesehatan perempuan itu memburuk dan dia terbaring di tempat tidur. Akan tetapi, alih-alih memberi simpati, suami YueYue justru memberikannya surat cerai pada istrinya yang terbaring sakit.

Tak memiliki pilihan lain, sang istri hanya bisa setuju untuk bercerai dan mengambil uang cerai sebsar 170 ribu yuan atau sekira Rp335 juta yang digunakan YueYue untuk menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Shanghai. Sayang, nyawanya tak tertolong dan dia menghembuskan nafas terakhir, meninggalkan putrinya tanpa ibu.

Setelah kematiannya, keluarga YueYue membawa abu perempuan itu ke rumah mantan suaminya untuk meminta penjelasan. Tetapi, pria itu malah kabur dan bersembunyi di rumah tetangganya.

Kejadian tersebut menarik sejumlah penonton yang bersimpati dengan situasi yang dialami Yueyue. Orang-orang pun berkumpul di sekitar rumah mantan suami YueYue untuk mengetahui kelanjutannya. Polisi setempat ikut dipanggil dan dilaporkan sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Sebagian besar warganet bersimpati pada nasib Yueyue dan mengkritik mantan suaminya karena memaksa istrinya menjalani aborsi hanya karena dia menginginkan seorang anak laki-laki. Apalagi belakangan diketahui bahwa pria itu telah membeli mobil baru setelah bercerai dan berencana menikah lagi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini