Anak Buahnya Aniaya Siswa SD, Kapolres Kobar Minta Maaf ke Wali Murid

Sigit Dzakwan, Sindo TV · Rabu 19 Juli 2017 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 19 340 1739808 anak-buahnya-aniaya-siswa-sd-kapores-kobar-minta-maaf-ke-wali-murid-RDyW8bw5bP.jpg Kapolres Kotawaringin Barat Minta Maaf ke Wali Murid Atas Perilaku Anak Buahnya yang Menganiaya Siswa (Foto: Sigit/iNews)

KOTAWARINGIN BARAT - Jajaran Polres Kotawaringin Barat, Kalteng yang dipimpin langsung Kapolres Kobar AKBP Pria Premos menyambangi SDN 1 Kumai Hilir untuk bertemu seluruh wali murid guna meminta maaf sekaligus memperbaiki citra Polri dimata publik.

Hal tersebut dilakukan pascapenganiayaan yang dilakukan Brigadir Polisi ASS terhadap bocah kelas 6 berinisial MA pada Jumat lalu.

"Ini harus saya lakukan sebagai pimpinan di Polres Kobar untuk meminta maaf kepada seluruh guru, wali murid dan para murid di SDN 1 Kumai Hilir. Apa yang dilakukan anak buah saya sudah diluar batas dan pasti akan saya beri sanksi seberat beratnya," ujarnya di hadapan 224 wali murid yang hadir dan tamu undangan lainnya, Rabu (19/7/2017).

(Baca Juga: Tak Terima Anaknya Didorong, Polisi Tega Aniaya Bocah SD lalu Ancam Guru)

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan Kobar Aida Lailawati, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Zaenah dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Kapolres pun memastikan peristiwa ini tidak akan terulang lagi di wilayah Kotawaringin Barat. Kemudian terkait ancaman Brigadir Polisi ASS kepada sejumlah guru juga dipastikan tidak akan berbuntut panjang.

"Saya jamin keselamatan seluruh guru, dan murid di sini. Jadi jika terjadi apa apa saya yang akan bertanggung jawab," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kobar Aida Lailawati mengatakan pihaknya menyesalkan atas kejadian tersebut yang terjadi di lingkungan sekolah dan korbannya anak yang masih kecil.

"Ini jangan sampai terulang lagi. Apalagi pelakunya aparat penegak hukum. Saat ini kita berupaya menghilangkan traumatik seluruh guru dan murid di sini, Itu yang harus cepat dilakukan," ujar Aida.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini