Hilangkan Trauma Murid, Polisi Berseragam Terus Berkunjung ke SD Kumai Hilir

Sigit Dzakwan, Sindo TV · Kamis 20 Juli 2017 08:47 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 20 340 1740373 hilangkan-trauma-murid-polisi-berseragam-terus-berkunjung-ke-sd-kumai-hilir-qBqpfLfd96.jpg Anggota kepolisian di SDN 1 Kumai Hilir. (Foto: Sigit Dzakwan/Okezone)

KOTAWARINGIN BARAT – Guna memulihkan citra negatif sekaligus mencegah trauma ratusan murid SDN 1 Kumai Hilir kepada institusi Polri, anggota Polsek Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, terus melakukan pendekatan ke seluruh murid pasca-penganiayaan yang dilakukan Brigadir ASS terhadap MA, siswa kelas VI SD, pada Jumat lalu.

"Petugas yang menyambangi sekolah berseragam polisi. Di situ petugas memberikan penyuluhan dan penjelasan bahwa tidak semua polisi berbuat seperti itu. Itu hanya perorangan yang tidak menyangkut institusi Polri," ujar Kapolsek Kumai AKP Hendy kepada MNC Media, Kamis (20/7/2017).

(Baca: Anak Buahnya Aniaya Siswa SD, Kapolres Kobar Minta Maaf ke Wali Murid)

Hendy tak memungkiri pasca-penganiayaan tersebut, ratusan siswa SDN 1 Kumai Hilir mengalami trauma kepada Polisi. Sebab saat melakukan penganiayaan, Brigadir ASS menggunakan seragam polisi dan dilakukan di hadapan siswa serta guru.

"Sekarang jadi tanggung jawab kami untuk memulihkan trauma murid dan guru. Sebab, polisi itu adalah pengayom masyarakat," jelas AKP Hendy.

Ia menambahkan, kegiatan ini akan terus dilakuan hingga batas waktu yang tidak ditentukan. "Nanti juga akan ada Polsanak (Polisi Sayang Anak) dari Polres Kobar yang datang. Mereka akan mengajak bermain dan berdiskusi dengan murid sehingga citra polisi kembali membaik dan mereka tidak takut lagi sama polisi," pungkasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini