nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantap! Polisi Sita 1,8 Kg Sabu yang Dikendalikan Napi Lapas Tanjung Gusta

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Kamis 20 Juli 2017 19:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 20 340 1740948 mantap-polisi-sita-1-8-kg-sabu-yang-dikendalikan-napi-lapas-tanjung-gusta-wxykVhw03I.jpg Polisi Sita 1,8 Kg Sabu yang Dikendalikan Napi Lapas Tanjung Gusta (Foto: Wahyudi/Okezone)

MEDAN – Jajaran Polrestabes Medan berhasil menangkap dua orang tersangka yang patut diduga menjadi anggota jaringan narkoba yang dikendalikan dari balik jeruji Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara.

Kedua tersangka adalah SY (37), warga Jalan Irian Barat, Sampali, Percut Seituan, Deliserdang dan AN (30), warga Jalan Kuali, Kelurahan Sei Puting Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan. Dari keduanya, polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 1,8 kilogram.

Wakapolrestabes Medan, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, kedua tersangka ditangkap dari depan sebuah minimarket di Jalan Gaperta, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan pada Sabtu 15 Juli 2017.

Penangkapan keduanya merupakan hasil tindak lanjut atas informasi yang disampaikan masyarakat kepada Polisi, terkait seringnya terjadi transaksi narkoba di sekitar jalan Gaperta. Berbekal informasi tersebut, Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga menemukan tersangka SY dengan gelagat saat berada di depan minimarket tersebut.

Karena curiga, personel yang melakukan pengintaian kemudian menggeledah barang bawaan SY dan menemukan barang bukti 350 gram sabusabu di barang bawaannya.

“Dari penangkapan itu kita kemudian melakukan pengembangan ke rumah tersangka SY dan menemukan lagi barang bukti sebanyak 1,5 kilogram sabusabu. Kita juga mengamankan satu unit timbangan elektrik, tiga bungkus plastik berisi plastik klip kosong, satu plastik kosong warna hijau yang bertuliskan Guanyinwang diduga sisa tempat sabu, satu kotak amplop putih, dua ponsel, serta satu unit sepeda motor,” terangnya.

Dari tersangka SY, polisi lanjut Tatan juga mengembangkan penemuan narkoba itu ke tersangka AN yang merupakan rekan SY. Mereka berdua mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang berinisial BCL di Provinsi Aceh.

“Sabu itu mereka dapat dari seseorang berinisial BCL yang kini masih kita kejar. Tersangka mengaku, mereka disuruh mengedarkan barang haram itu di Medan, dan untuk sekali antar mereka dapat upah Rp500 ribu. Sabusabu itu sendiri diduga milik seorang narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan berinisial RL alias U. Saat ini yang bersangkutan sedang kita periksa, karena yang bersangkutan tidak mengaku,” tandas Tatan.

Untuk kedua tersangka SY dan AN, kata Tatan, saat ini telah ditahan di Mapolsek Sunggal, Restabes Medan. Mereka akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Subsidair Pasal 112 Ayat 2 Subsidair Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya mati,” tegas Tatan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini