Image

Tak Ada Izin Berlayar, Polisi Sita Kapal Penangkapan Ikan di NTB

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at, 21 Juli 2017 - 00:00 WIB
Foto: Ilustrasi Foto: Ilustrasi

MATARAM - Polisi perairan yang bertugas di wilayah Nusa Tenggara Barat menyita satu kapal penangkap ikan asal Sulawesi Selatan, KMN Karunia Teratai saat melintas di kawasan perairan Kabupaten Lombok Utara.

Kepala Satuan Patroli Daerah (Kasatrolda) Ditpolair Polda NTB AKBP Dewa Wijaya mengatakan, kapal yang dikemudikan pria berinisial MS (39) itu dengan terpaksa diamankan karena tidak memiliki izin berlayar. "Kapalnya kami amankan karena berlayar tanpa memiliki surat persetujuan berlayar (SPB) yang dikeluarkan syahbandar," kata AKBP Dewa Wijaya kepada wartawan di Mataram, Kamis (20/7/2017).

Dia mengatakan bahwa kapal berkapasitas 19 GT (Gross Tonage) itu diamankan pada Rabu 19 Juli 2017 Siang, oleh tim Ditpolair Polda NTB yang bertugas menggunakan Kapal Polisi XXI-1004. Kapal yang hendak berlayar menuju Sinjai, Sulawesi Selatan, itu diketahui mengangkut 100 balok es dari Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali.

Lebih lanjut MS yang merupakan nahkoda kapal itu mengaku kepada petugas kepolisian bahwa aktivitas mencari dan menangkap ikan biasanya dilaksanakan di sekitar perairan Lombok dan Bali. Selama kurun waktu tiga bulan lamanya mencari ikan di perairan NTB dan Bali, MS mengaku tidak pernah membawa SPB yang dikeluarkan pihak syahbandar.

"Bahkan dia sebelumnya pernah ke Balikpapan, tidak juga ada izin berlayar di sana. Katanya bosnya di sana tidak pernah mengurus, dia (MS) tahu aturan SPB, tapi tetap saja berlayar," ujarnya.

Pernah MS berniat untuk mengurus sendiri SPB saat masih berada di Bali. Namun usaha itu tak membuahkan hasil, karena menurut penilaian pihak otoritas pelabuhan, kapal yang dikemudikannya sudah tidak layak untuk berlayar. Sementara itu, MS beserta kapalnya masih diamankan di Markas Komando Ditpolair Polda NTB, Lembar, Kabupaten Lombok Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Terkait dengan pelanggaran pidananya, MS disangkakan terhadap Pasal 98 Juncto Pasal 42 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming