Peringati HAN, 36 Warga Binaan Anak di Kepri Mendapat Remisi

Muhammad Bunga Ashab, Koran SI · Minggu 23 Juli 2017 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 23 340 1742462 peringati-han-36-warga-binaan-anak-di-kepri-mendapat-remisi-eTa90nKxl4.jpg Ilustrasi lembaga pemasyarakatan. (Foto: Dokumentasi Okezone)

TANJUNG PINANG – Sebanyak 36 anak berhadapan hukum (ABH) di Provinsi Kepulauan Riau mendapat remisi terkait Hari Anak Nasional (HAN) 2017 yang diperingati pada hari ini, Minggu 23 Juli. Terkait hal itu, di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Batam terdapat pemberian remisi. Sebanyak 23 orang mendapatkannya, dan 4 di antaranya langsung bebas. Jumlah ABH di Kepri sendiri diketahui sebanyak 68 orang yang sedang menjalani masa pidana.

Kepala LPKA Batam Aman Syaifulhaq mengatakan, warga binaan anak yang menerima remisi HAN 2017 di LPKA Batam sebanyak 23 orang, dan 4 di antarnya langsung bebas. Total mereka yang menerima remisi di Kepri sebanyak 36 anak. Aman menuturkan, remisi langsung diberikan kepada anak sehari sebelum peringatan HAN agar acara perayaan berlangsung meriah.

"Hari ini kita sudah serahkan. Ada empat anak yang langsung bebas. Khusus di LPKA Batam sebanyak 23 anak, ditambah dari luar sebanyak 13 anak," ujar Aman, Minggu (23/7/2017).

Aman menyampaikan, besaran remisi yang didapat warga binaan anak mulai 1 bulan sampai 4 bulan masa potongan hukuman. Guna mendapat remisi tersebut, anak-anak yang sedang menjalani pidana harus memenuhi syarat administrasi sudah menjalani masa pidana selama 6 bulan, tidak melanggar kedisiplinan dan berlakukan baik selama menjalani masa hukum.

"Besaran remisi yang diterima anak bervariasi mulai dari satu bulan, dua bulan, dan empat bulan," jelas Aman.

Terpisah, Ketua Komisioner Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri Muhammad Faisal mengatakan, untuk peringatan HAN 2017 hanya diadakan kegiatan bersama LPKA di Batam. Rangkaian acaranya adalah pemberian remisi kepada ABH. Ia menuturkan, saat ini jumlah anak yang berhadapan dengan hukum sebanyak 68 orang. Informasi yang diperolehnya, sebanyak 36 ABH di Kepri mendapat remisi HAN.

"Sebanyak 36 anak mendapat remisi yang diserahkan langsung oleh Dirjen Rehabilitasi dari Kementerian Hukum dan HAM RI," terang Faisal.

Ia berharap di peringatan HAN 2017 peran asuh orangtua terhadap anak agar ditingkatkan karena perlindungan anak harus dimulai dari keluarga. Selain itu, KPPAD juga berharap kepada pemerintah daerah untuk menjalankan komitmennya dalam upaya perlindungan anak sebagaimana yang diamantkan oleh perundang-undangan.

"Mudah-mudahan peran orangtua semakin meningkat untuk melindungi anaknya masing-masing," ujar dia.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini