Image

Perjuangkan Presidential Threshold 0%, Gerindra: Untuk Beri Kesempatan ke Seluruh Anak Bangsa

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 24 Juli 2017, 07:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 24 337 1742564 perjuangkan-presidential-threshold-0-gerindra-untuk-beri-kesempatan-ke-seluruh-anak-bangsa-mEW31S7ZYu.jpg Ilustrasi pemilihan umum. (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menyatakan pertainya akan tetap memperjuangkan presidential threshold 0 persen. Sebab dalam pemilihan presiden nanti pihaknya membuka ruang kepada setiap partai politik untuk mencalonkan jagoannya dalam kontestasi pemilihan orang nomor 1 di Tanah Air.

Andre menuturkan, dengan adanya banyak calon yang bertanding di ajang pesta demokrasi tersebut, maka bakal memberikan pelajaran politik yang baik untuk masyarakat. Sehingga, kata dia, rakyat akan bisa memilah dan menentukan calon mana yang tebaik menjadi presiden nanti. Oleh karena itu, presidential threshold dalam pemilu mendatang harus ditiadakan.

“Kita harus memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang punya potensi bisa mencalonkan diri jadi presiden,” ujar Andre kepada Okezone, Senin (24/7/2017).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya melihat ada upaya dari partai pendukung pemerintah untuk mengupayakan adanya calon tunggal dalam pemilihan presiden nanti. Hal itu bisa dilihat dari mengototnya partai-partai yang menginginkan bila presidential threshold itu harus sebesar 20 persen kursi DPR dan 25 persen perolehan suara sah nasional.

“Ada terkesan ada upaya bikin presiden tunggal gitu lho yang dilakukan partai-partai pendukung pemerintah. Mereka ingin kelihatannya Pak Jokowi itu mau dibikin enggak ada lawan gitu lho,” imbuhnya.

Ia menerangkan, setiap partai politik itu memiliki hak yang sama untuk bisa mencalonkan seseorang yang dianggap mempunyai kapasitas menjadi calon presiden. Sebab itu sudah tercantum dalam Pasal 6A Ayat (2) UUD 1945 maka setiap partai politik yang sudah resmi terdaftar sebagai peserta pemilu berhak mengajukan jagoannya dalam kontestasi pemilihan presiden (pilpres).

“Yang jelas kami akan mencalonkan Pak Prabowo menjadi capres,” tandas Andre Rosiade.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini