nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Salah Resep Obat, Tubuh Pasien Ini Justru Terbakar

Mewan Haqulana , Jurnalis · Selasa 25 Juli 2017 02:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 24 340 1743217 diduga-salah-resep-obat-tubuh-pasien-ini-justru-terbakar-fpe4GvKIpW.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

BANYUASIN - Malang nian nasib Yepi Prima Riani (24) warga Desa Wana Mukti kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin. Muka dan badannya melepuh, setelah minum obat yang diberikan oleh bidan desa setempat.

Menurut Syaiful, keluarga korban, Senin (24/7/2017) kejadian bermula saat Yepi berobat ke bidan karena mengalami demam dan panas dalam, Sabtu 22 Juli. Dia diberi obat olah bidan dua jenis, untuk dikonsumsi setelah makan. Sesuai yang dianjurkan, usai makna malam dua jenis obat tersebut dikonsumsinya.

"Tidak lama setelah minum obat, Dia meringis kesakitan, kulitnya mendadak memerah seperti luka bakar," ujar Syaiful.

Melihat korban terus kesakitan dan kulitnya mulai mengelupas, pihak keluarga kembali ke rumah bidan menanyakan hal itu. Kemudian langsung dirujuk ke rumah sakit Myria Palembang karena kondisinya cukup parah.

"Saat dibawa ke rumah sakit ke rumah sakit kondisi parah, dia terus kesakitan," katanya.

Dihubungi terpisah, Emi, bidan Desa yang memberikan obat kepada korban saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, penyebab kulit korban melepuh masih dilakukan pengecekan melalui uji laboratorium.

"Belum tentu kondisinya itu akibat salah minum obat, karena hasil lab belum keluar," katanya.

Dia mengindikasi, kulit korban melepuh bukan lantaran salah resep. Melainkan terpapar reaksi kimia di tempat korban bekerja, selain itu sebelum berobat korban juga sempat minum alang sari dan madu.

"Dia ruangan perusahaan tempatnya bekerja banyak terdapat pestisida, kemungkinan racun tersebut yang terpapar ke tubuhnya," jelasnya.

Dia melanjutkan, obat yang dia berikan pada pasien baru dimakan dua butir, dari jenis generik, kecil kemungkinan terinfeksi oleh mengkonsumsi obat itu.

“Sekarang kondisi sudah mulai membaik dan diizinkan pulang dari rumah sakit," katanya.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuasin segera memanggil pihak Dinas Kesehatan, terkait peristiwa yang menimpah Yepi Prima Riani (24) warga Desa Wana Mukti Kecamatan Pulau Rimau yang diduga malapraktik tersebut.

M Yamin Anggota Komisi VI DPRD Banyuasin, mengatakan, pihaknya akan mengklarifikasi ke dinas, untuk melihat duduk persoalan yang sebenarnya.

“Kami segera melakukan rapat komisi dan menjadwalkan memanggil pihak Dinas Kesehatan untuk klarifikasi," katanya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini