Tunggak Pajak Rp5,2 Miliar, Pengusaha Asal Tangerang Disandera di Rutan Serang

Rasyid Ridho , Sindonews · Kamis 27 Juli 2017 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 27 340 1744798 tunggak-pajak-rp5-2-miliar-pengusaha-asal-tangerang-disandera-di-rutan-serang-aFOFi5L2TJ.jpg Ilustrasi rumah tahanan (rutan). (Foto: Dokumentasi Okezone)

SERANG – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Provinsi Banten menindak tegas dengan melakukan penyanderaan (gijzeling) kepada penanggung pajak PT DT berinisi KJY. Pemilik perusahaan alat-alat listrik di wilayah Kabupaten Tangerang itu disandera di Rumah Tahanan Kelas IIB Serang.

Kepala Kanwil DJP Provinsi Banten Catur Rini Widosari mengatakan, penyanderaan merupakan upaya terakhir kepada wajib pajak yang tidak kooperatif untuk menyelesaikan tunggakan pajaknya sebesar Rp5,2 miliar ini. Nilai tersebut merupakan tunggakan utang-utang pajak per tahun 2016.

"Sudah kita berikan waktu untuk menyelesaikannya, tapi wajib pajak ini beberapa kali melakukan upaya melarikan diri ke luar negeri. Padahal, sudah dilakukan pencekalan," kata Catur kepada wartawan di Kota Serang, Rabu 26 Juli 2017.

Ia menjelaskan, sebelumnya Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tangerang Barat sudah melakukan penagihan aktif berupa surat paksa, blokir, sita, hingga kemudian disandera sesuai Surat Izin Penyanderaan dari Menteri Keuangan Nomor SR-396/MK.03/2017 Tanggal 20 Juni 2017.

Terungkapnya kasus tersebut berkat adanya kerjasama antara instansi pemerintah dan aparat penegak hukum, karena telah melakukan penyelamatan uang negara sebesar Rp5,2 miliar.

"Diharapkan upaya hukum penyanderaan dapat memaksa wajib pajak untuk melunasi utang pajaknya, dan memberikan efek jera serta efek berantai kepada wajib pajak lainnya," jelas dia.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini